
SUMENEP | Sigap88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyerahkan zakat fitrah kepada 121 penyalur zakat kepada masyarakat, yang terlaksana di Masjid Sumekar, Sumenep. Jum’at (21/03).
Kepala Dinsos P3A Sumenep Drs Mustangin menyampaikan, kegiatan ini merupakan suatu kegiatan pengajian rutin setiap hari Jum’at di bulan Ramadhan juga dikemas dengan pembagian zakat fitrah, merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu.
Menurut Mustangin, maksud dan tujuan mengumpulkan zakat fitrah adalah, membantu fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya, menumbuhkan rasa kepedulian antar umat Islam, mewujudkan pemerataan kesejahteraan umat Islam.
Selain itu, mempererat hubungan antar sesama Muslim, menyempurnakan ibadah puasa, serta,Memberikan pelajaran bagi umat Islam pentingnya berzakat
Mustangin memaparkan tentang sumber dana zakat berasal dari pengumpulan dari semua ASN yang ada di Kabupaten Sumenep, dari BUMD, dan segenap donatur.
“Dana zakat fitrah yang terkumpul dari para ASN, BUMD dan yang lain sebesar RPĀ 146.250.000, yang berbentuk 3 kg beras sebanyak 3.250 paket yang di sebar kepada 121 lembaga yang siap menyalurkan kepada masyarakat,” ungkap Mustangin.
Bahkan di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep melaksanakan pembagian zakat Fitrah yang di sebarkan kepada masyarakat di wilayahnya
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim yang hadir langsung dan menyerahkan zakat secara simbolis kepada penyalur zakat, mengajak kepada semua tang hadir dan rata rata AEN untuk selalu gemar berzakat.
Karena menurut Wabup Imam Hasyim, zakat fitrah merupakan suatu kewajiban bagi umat Muslim, dengan menyucikan diri dan membantu fakir miskin.
“Dengan zakat fitrah dapat mensucikan diri, jiwa raga kita, yang telah di ciptakan oleh Allah, yang senantiasa tiasa mengabdi kepada Allah, dan kita berbagi untuk sesama,” ucapnya












