KEDIRI | SIGAP88 – Pasca kejadian bencana banjir, personel Polres Kediri dan TNI serta warga membangun bronjong di Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada Minggu (2/1/2025) kemarin

Pembangunan bronjong ini diharapkan dapat membendung air dan mengantisipasi banjir di aliran sungai tersebut.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, melalui Kasat Samapta Polres Kediri AKP I Nyoman Sugita, menuturkan kegiatan ini merupakan tanggap bencana dan kerja bakti bersama warga sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, Sat Samapta Polres Kediri, Polsek Plosoklaten dan Koramil Plosoklaten serta warga Desa Wonorejo Trisulo, kerja bakti membangun bronjong atau tumpukan batu yang diikat kawat untuk penahan jalan.

Baca Juga  Warga Desa Pagerungan Kecil Apresiasi Pekerjaan Tangkis Laut dari BK TA 2026

“Kejadian bencana banjir ini menjadi perhatian kita semua. Untuk itu kami bersama warga bersama-sama membangun bronjong untuk penahan air di jembatan tersebut,” tutur Nyoman

Masih kata Nyoman, di lokasi tersebut menghubungkan dua dusun dan bila tidak segera ditangani akan berdampak ke perekonomian warga sekitar. Ia menyebut akibat kejadian hujan deras dan terjadi banjir, warga mengalami kerugian cukup besar.

“Dengan dibangun bronjong ini diharapkan dapat melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar agar tidak terus terkikis saat banjir,” imbuhnya.

Baca Juga  Diadukan ke Polres Pasuruan Kota, Pengembang AB Jaya Buka Suara Soal Keterlambatan Sertifikat

Nyoman menyampaikan kegiatan kerja bakti tanggap bencana ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut para personel bahu membahu bergotong royong mengangkat bebatuan.

“Kegiatan ini merupakan respons dan sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Nyoman mengungkapkan, ia mengimbau kepada warga mengahadapi musim hujan agar lebih berhati-hati terhadap bencana alam. Dalam kondisi cuaca ekstrem sekarang ini, dimungkinkan hujan-hujan deras masih akan terus berlangsung.

“Kepada warga, kami berpesan untuk meningkatkan kewaspadaannya, utamanya terhadap bencana alam sewaktu-waktu terjadi,” ungkapnya.

Baca Juga  Dukung Hasil Panen, Babinsa Koramil 0826-13 Pasean Bantu Pantau dan Beri Penyuluhan ke Petani Jagung

Untuk diketahui, terjadi hujan deras dan terjadi banjir di wilayah Kecamatan Plosoklaten, pada Rabu (29/1/2025) sore. Banjir tersebut menerjang jembatan hingga ambrol disertai air meluap masuk ke rumah warga dan merusak persawahan. Jembatan tersebut tergerus kedalaman sampai 5 meter. (*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE