Pasuruan, Sigap88 – Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. bersama PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Puspo, Danramil Puspo, Kades se-Kecamatan Puspo, dan Tokoh Agama Puspo menggelar kegiatan Dialog Bersama Masyarakat (Diagram), yang dilaksanakan di KUD Sembada, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (30/09/2022).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat terkait permasalahan yang ada di wilayah Kecamatan Puspo.

Polres Pasuruan telah menggelar kegiatan Diagram di beberapa Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, dan hari ini giliran digelar di Kecamatan Puspo.

Ketua KUD Sembada Pak Iwan dalam sambutannya menceritakan bahwa,0″Warga Puspo 75% bekerja sebagai peternak susu sapi perah dan setiap hari KUD sembada bisa mengumpulkan susu sejumlah 26 ton, Pada situasi penyebaran virus PMK yang menyerang hewan ternak pada beberapa hari yang lalu, hewan ternak di KUD tidak terinfeksi sama sekali, dan kami mengharapkan untuk pasokan pupuk ditambah lagi agar tidak menjadi permasalahan bagi para peternak,” jelasnya.

Baca Juga  Kedapatan Miliki 118 Gram Sabu, Pria Asal Pandaan Diamankan Polres Pasuruan

“Warga Desa Puspo butuh adanya SPBU di wilayah Kecamatan Puspo untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar buat kendaraannya,” tambahnya.

Kapolres menanggapi hal tersebut, “Terkait kelangkaan pupuk pemerintah memang membatasi produksi pupuk sehingga tidak semua warga bisa memperoleh pupuk, hal tersebut dilakukan guna meratakan perolehan pupuk bagi petani yang lainnya di wilayah-wilayah terpencil,” tanggapnya.

“Untuk masalah SPBU, Pak Iwan selaku Pimpinan KUD Sembada memberi informasi bahwa di wilayah Puspo ada sekitar 125 pengusaha Pertamini tapi saat ini banyak yang macet tidak bisa melanjutkan jualan dikarenakan sulitnya memperoleh izin rekomendasi beli BBM dari pihak terkait,” sambungnya.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Pasuruan Tolak Rencana Pembangunan Real Estate

Ismail Kades Palangsari juga ikut memberikan tanggapan dalam kegiatan Diagram tersebut, Ismail mengharapkan agar wilayah Puspo selalu aman dan kondusif, karena di Puspo untuk desa yang terpencil masih ada kejadian tindak pidana pencurian ranmor roda dua dan pencurian hewan sapi. “Saya berharap anggota Polsek Puspo yang berpatroli agar ditambah, sehingga bisa menjangkau patroli ke desa terpencil dan bisa meminimalisir kejadian tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Raih Akreditasi Paripurna RME, DPRD Kabupaten Pasuruan Apresiasi Pelayanan RSUD Grati Makin Modern

Kapolres menjawab “Terkait masih adanya pencurian hewan ternak dan pencurian ranmor roda dua Polres Pasuruan tetap eksis menurunkan anggota Buser dan anggota Reskrim Polsek untuk melakukan penangkapan pelaku pencurian di wilayah desa,” tandas Kapolres.

“Dan saya menekankan kepada Kapolsek Puspo agar anggota Bhabinkamtibmas Polsek Puspo diberdayakan secara maksimal untuk memantau situasi Kamtibmas supaya tercipta situasi yg kondusif di wilayah desanya,” pungkasnya. (And)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE