Jombang | Sigap88 – Mahfud Wawan Prasetyo selaku Kasi Perlindungan Hutan Divre Jatim melakukan cek lokasi atas aduan masyarakat di media sosial (Medsos) adanya dugaan tanaman tebu liar yang baru dalam kawasan hutan di petak 11 dan 12 RPH Purwodadi, tepatnya berada dibawah Sutet listrik dan di petak 25c RPH Gedangan, BKPH Gedangan, Perhutani KPH Jombang, Senin (20/01) siang.

Ditemui awak media, Mahfud Wawan Prasetyo menyampaikan fakta dilapangan di petak 11 dan 12 hasinya nihil tidak ada tanaman tebu baru, sedangkan petak 12 ada tanaman tebu lama yang sudah di PKS kan, seandainya setelah ini ada yang baru tanpa ada PKS harus dibongkar,

Baca Juga  Ini Respon Pemuda Sumenep Tentang Menkeu Beri Sinyal Positif KEK Tembakau Madura

”Untuk petak 25c memang ada tanaman tebu baru, namun sudah ada upaya pencegahan, mulai dari pemasangan papan larangan penanaman tebu baru, kemudian pembongkaran tanaman tebu baru yang di lakukan bersama TNI Polri, terbukti ada 4 orang yang nekat nanam tebu baru yang dibawa ke Polsek setempat untuk membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanya” kata Wawan

Ia juga menjelaskan, bahwa pihaknya sekaligus langsung melaporkan ke CDK (Cabang Dinas Kehutanan) karena terindikasi KHDPK, secara teretorial pengelolaan masih tanggung jawab Perum Perhutani, sebab secara administrasi belum ada pelepasan atau pengesahan dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan)

Baca Juga  Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Ia juga menerangkan, “bahwa jajaran pejabat setempat KRPH, Asper BKPH sudah berkoordinasi dengan KPH Jombang aktif memberikan sosialisasi ke para pesanggem atau penggarap untuk alih komodite, karena tebu belum ada perjanjian kerja sama (PKS),” ucapnya

“Kita lihat dilokasi yang dimaksud dalam aduan dimana sudah ditanam sekitar 50 bibit buah, ada Alpukat, Petai, sebagai tanaman pengganti,” Jelasnya.

Menurutnya, Perhutani selalu membuka diri bagi kepentingan semua para pihak, namun harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku, “kita terimakasih pada semua pihak yang telah memberikan masukan, kritik dan saran sehingga Perhutani tambah berkibar,” pungkas Kasi Perlindungan hutan Divre Jatim

Baca Juga  YBM PLN Salurkan 30 Mushaf Tahfidz ke Ponpes Al Ihsan Sumenep

Di lokasi hadir Kepala seksi (Kasi) Perlindungan Hutan di dampingi Wakil Administratur Wilayah Timur KPH Jombang, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Gedangan, Polhutmob, KRPH Gedangan serta jajaran, juga hadir TPM (Tenaga Pendamping Masyarakat) dan Wartawan

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE