
SUMENEP | Sigap88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menetapkan target luas tanam padi pada Januari 2026 seluas 36 ribu hektare sebagai bagian dari upaya menjaga produksi padi dan ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pencapaian produksi pertanian di tahun 2025 wilayah Kabupaten Sumenep seluas 25 ribu hektare, kini tahun 2026 kementerian Pertanian menargetkan lahan tanam sebesar 36 ribu hektare.
“Setelah kami di tahun 2025 mencapai target 25 ribu hektare maka, kami di tahun 2026 mendapat target luas tanam sebesar 36 ribu hektar,” kata Chainur Rasyid, Kamis (29/01/2026).
Suksesnya pencapaian target tersebut, kata Kepala DKPP Sumenep atas konsistensi para petani, penyuluh dan stakeholder di wilayah.
“Target ini tercapai atas sinergitas petani dan penyuluh serta peran aktif semua pihak,” ujarnya.
Wilayah pertanian di Kabupaten Sumenep berbeda beda, ada yang hanya tanam satu kali ada yang dua kali bahkan bisa tanam tiga kali.
“Kami optimis target bisa tercapai atas dasar komitmen para petani dan penyuluh dan semoga cuaca mendukung,” harapnya.
Bahkan Inung, sapaan akrab kepala DKPP Sumenep menyebut, pihaknya selalu mendorong pencapaian target tanam dan target produksi pertanian dengan dukungan sarana dan prasarana.
“Pemerintah mendukung suksesnya luas tanam dan hasil produksi dengan menggelontorkan sarana dan prasarana seperti, irigasi dan pengeboran sehingga para petani bisa memanfaatkan hal itu,” papar Inung.
Sementara itu, untuk kebutuhan pupuk, kami turut melakukan pengawasan dan insyaAllah mencukupi. “Sampai saat ini cuaca baik dan semoga hasil produksi pertanian baik pula,” doanya
“Setiap kelompok tani telah mengajukan pupuk sesuai dengan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok),” pungkasnya













