SUMENEP | SIGAP88 – RSUD dr Moh Anwar Sumenep Madura, memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk meningkatkan layanan kesehatan.

Diketahui bahwa tahun 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H. Moh. Anwar Sumenep mendapat kucuran DBHCHT sebesar Rp 4,9 miliar yang dialokasikan kepada alat kesehatan dan gedung.

Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati saat ditemui di ruang kerjanya oleh media sigap88.com menyampaikan, DBHCHT ini akan di manfaatkan untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat

Baca Juga  Momentum Ramadan, Jurnalis Muda Pamekasan Bagikan Ratusan Paket Takjil

“DBHCHT tahun 2025 ini sebesar Rp 4,9 miliar akan dialokasikan kepada alkes dan gedung,” kata, Erliyati. Selasa. (18/11/2028).

Menurutnya, sampai saat ini realisasi dana belum, tapi untuk realisasi fisik sudah 100 persen yang berupa alat sedangkan, untuk realisasi dana gedung masih dalam pengusulan dan saat ini sudah 35 persen pelaksanaan gedungnya

“Pengalokasian dana tersebut untuk alat kesehatan berupa kursi pelayanan kemoterapi, dan gedung untuk layanan KJSI dan KIA,” jelasnya.

Baca Juga  RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Terapkan Layanan Pasien Pulang Tanpa Tunggu Obat

dr Erliyati menegaskan bahwa mengenai DBHCHT tersebut dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kita sangat bersyukur bahwa RSUD dapat kucuran dana sebesar itu guna meningkatkan layanan,” tegasnya.

Ia berharap, dana ini dapat terealisasi dengan baik dan memenuhi standard. “Semoga di tahun berikutnya kami mendapatkan DBHCHT lagi, namun kemungkinan akan berkurang dari tahun 2025, namun, kami sangat berterima kasih dengan bantuan ini,” ujarnya.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan bantu Petani Dusun Pandan Panen Padi

“Tahun 2026 kemungkinan kami hanya mendapat DBHCHT sebesar Rp 1,2 miliar,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE