KEDIRI KOTA | SIGAP88 – Dalam rangka mewujudkan Desa Tangguh Bencana, Polres Kediri Kota bersama Pemerintah Kab (Pemkab) Kediri melalui Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menggelar Sosialisasi dan Edukasi Rawan Bencana di Dusun Petungroto Kecamatan Mojo Kab Kediri, Kamis (7/3/24)

Kapolsek Mojo Polres Kediri Kota AKP Andang Wastiyono dalam arahannya menekankan pentingnya kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana serta pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi rawan bencana ini diharapkan menjadi penguat dan kontribusi pemikiran positif bagi peningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana”, jelasnya

Tentu dalam mengantisipasi ini, kata Andang perlu ada kesiapan yang tentunya tidak hanya dari relawan saja, “tapi juga kesadaran dari masyarakat untuk bisa mengantisipasi, memitigasi serta langkah-langkah yang dilakukan dalam menghadapi bencana alam,” beber Andang

Baca Juga  Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Pimpin Apel Posko Angkutan Lebaran 2026

Wilayah Kec Mojo khususnya Dusun Petungroto tidak lepas dari risiko bencana, “sehingga upaya mitigasi risiko bencana terus dikuatkan oleh semua unsur terkait’, Sambung Andang

Sementara itu Sekcam Kec Mojo H.Hasan mengatakan manajemen penanggulanan bencana juga terus diperkuat pada keempat area penanggulangan bencana, yakni Kesiapsiagaan (potensi bencana), Tanggap Darurat (saat terjadi/periode bencana), Rehabilitasi dan Rekonstruksi (pasca bencana) dan Pencegahan dan Mitigasi (situasi tidak terjadi bencana).

Baca Juga  Satgas TMMD Kodim Kediri Jalin Kedekatan Dengan Siswa SD

“Penanggulangan bencana bukan hanya sekedar tugas pemerintah, melainkan perlu kolaborasi antarsektor dan peran masyarakat juga sangat penting” ungkapnya

Pentingnya kolaborasi, kata Hasan, lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan dalam upaya meningkatan mitigasi bencana. “Sehingga penting untuk meningkatkan pengetahuan dalam rangka upaya tersebut, salah satunya melalui sosialisasi dan edukasi,” jelas dia

Disebutkannya, sosialisasi dan edukasi merupakan kunci utama dalam mempersiapkan diri serta masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

“Warga yang sudah mendapatkan pelatihan dan pengetahuan yang diharapkan juga mengubah perilaku dan budaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh” kata Hasan.

Baca Juga  Polres Pasuruan Gelar Safari Ramadhan Bersama Kader Posyandu

Hasan pun mengapresiasi program yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Kediri dalam rangka sosialisasi dan edukasi rawan bencana ini.

“Mari kita jadikan pula kegiatan ini sebagai sarana pemantapan langkah dan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat Ds Petungroto Kec Mojo yang tangguh dan mandiri”, pungkasnya.(didik/humas)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE