Pemkot Surabaya Segera Usulkan Desain Maskot ke FIFA, Logo Komposit Piala Dunia U-17 Telah Disetujui

190
Kepala Disbudporapar Surabaya Wiwiek Widayati(Foto: Ist)

SURABAYA | SIGAP88 – Menjelang Piala Dunia U-17 yang bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, pada 10 November 2023 mendatang. Sebagai tuan rumah, Pemkot Surabaya menyiapkan berbagai hal, mulai fasilitas di Stadion GBT, lapangan latihan, hingga pernak-pernik untuk menyambut ajang bergengsi tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menjelaskan, berbagai persiapan tersebut di antaranya adalah melakukan perbaikan minor di beberapa area Stadion GBT, seperti toilet di tribun penonton, akses jalan masuk, hingga lahan parkir. Saat disinggung soal logo komposit, Wiwiek mengatakan, logo yang akan digunakan sebagai salah satu media promosi Piala Dunia U-17 di Kota Surabaya, kini telah disetujui oleh FIFA.

Baca Juga  Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemkab Sumenep Gencar Lestarikan Budaya

“Logo komposit sudah kami masukkan kepada FIFA melalui LOC (panitia lokal), mereka sudah approval, tidak ada masalah. Juga kami sampaikan, di semua material promosi kami juga sudah diletakkan logo komposit,” kata Wiwiek, dalam keterangannya kepada redaksi sigap88.com, Rabu,(4/10)

Advertisement

Wiwiek menjelaskan, logo komposit yang telah disetujui oleh FIFA, pihaknya segera menyampaikan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya untuk diperbanyak melalui produk-produk UMKM lokal.

Baca Juga  Momen Hari Lahir Pancasila, Kapolda Jatim beri Penghargaan untuk 120 Anggota

“Karena logo komposit tidak sama seperti maskot ya, itu hanya logo, tapi nanti terserah Dinkopdag akan diaplikasikan dengan model seperti apa,” terang Wiwiek.

Wiwiek mengungkapkan, sebagai tuan rumah, Kota Surabaya juga akan memiliki maskot. Desain maskot di Kota Surabaya tidak sama seperti Bacuya yang digunakan oleh FIFA. Saat ditanya soal bentuk dan karakter maskot yang akan digunakan, ia tak menjelaskan secara detail.

Baca Juga  Dinilai Kurang Sesuai RAB, Komisi III DPRD Sumenep Soroti Material Pembangunan Gedung Baru

Ia menambahkan, untuk saat ini maskot tersebut sedang dalam proses desain dan akan segera disampaikan kepada Walikota Eri Cahyadi, kemudian diusulkan ke FIFA melalui panitia lokal. “Hari ini teman-teman sedang mencoba mendesain kembali maskotnya. Saya yakin lah, itu (maskot) sesuatu yang lokal wisdom sekali,” pungkasnya.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE