Sumenep | SIGAP88 – Dalam rangka memberikan layanan keselamatan kepada masyarakat yang melakukan aktifitas di laut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membuat inovasi yaitu akan memasang alat keselamatan pelayaran.

“Pemkab Sumenep merencanakan akan memasang alat alat keselamatan pelayaran kapal maupun perahu yang ada di Kabupaten Sumenep,” kata kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya. Jum’at (24/02).

Ferdiansyah menjelaskan, alat tersebut berupa reciver yang tersambung langsung ke server layanan call center 112.”kemampuan alat tersebut hanya sekitar 100 mil,” jelasnya.

Baca Juga  Momentum Ramadan, Jurnalis Muda Pamekasan Bagikan Ratusan Paket Takjil

Ferdiansyah menambahkan dikarenakan ini adalah rencana besar “tentunya harus step by step dan kemungkinan step pertama akan diletakkan di kepulauan Sapeken,” ujarnya

Menurutnya, pulau Sapeken merupakan lalu lintas perahu lebih banyak. Tidak menutup kemungkinan nantinya akan teratasi semuanya

“Kami membutuhkan 2 alat, dan saat ini kami memprioritaskan kepada wilayah kepulauan Sapeken untuk mengcover wilayah yang memang rawan laka laut,” terangnya.

Menurutnya, server yang di call center di sini telah terpasang, dan telah di uji coba dan berjalan dengan maksimal dan tinggal penempatan yang di pulau Sapeken.

Baca Juga  Satu Tahun Kepemimpinan Warsubi - Salman, Kompak Bangun Jombang dengan Kerja Nyata dan Doa

“Apabila semuanya sudah on, baik yang di sini dan di Sapeken, akan dilakukan launching bersama Bupati. Alat ini merupakan satu satunya yang dipunyai oleh Kabupaten/ kota di Indonesia,” imbuhnya

Di Call center 112 ada layar yang memantau hilir mudiknya perahu atau kapal. Ketika kapal atau perahu terjadi insiden maka, nahkoda menombol panic button, di alat yang ada di perahu atau kapal tersebut “maka akan tersambung ke reciver yang ada di daratan” terangnya.

Baca Juga  Jombang Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah 2026

“Saat ini masih ada 20 alat yang di peruntukkan kepada perahu nelayan dan kepada perahu taxian, dan nantinya kepala desa yang wilayahnya berada di wilayah pesisir bisa, menganggarkan melalui Dana Desa untuk penyediaan alat tersebut,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE