
PAMEKASAN | SIGAP88 – Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak), Amien Sunaryadi, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring langsung ke sejumlah gudang produksi rokok kretek 1001 Alami yang berlokasi di Dusun Pandian, Desa Sokolelah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Kamis (08/01).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Komwasjak dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan perpajakan dan kepabeanan, khususnya pada sektor industri hasil tembakau yang memiliki kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara.
Dalam kegiatan tersebut, Amien Sunaryadi didampingi oleh CEO PT Bawang Mas Group, Haji Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, serta pemilik PT Seribu Satu Alami, H. Badri, yang dikenal luas dengan panggilan H. Alep.
Rombongan meninjau langsung proses produksi, manajemen gudang, hingga sistem administrasi yang berkaitan dengan kepatuhan pajak dan cukai.
Amien Sunaryadi menegaskan bahwa kehadiran Komwasjak bukan untuk mengintervensi kegiatan usaha, melainkan memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat, adil, dan patuh terhadap kewajiban perpajakan.
“Industri rokok memiliki peran strategis dalam penerimaan negara. Karena itu, transparansi, kepatuhan, dan akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya di sela-sela kunjungan.
Sebagai informasi, Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) merupakan komite non-struktural yang bersifat independen.
Komite ini bertugas memberikan masukan, evaluasi, serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan di bidang perpajakan dan kepabeanan agar berjalan efektif, berintegritas, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pelaku industri, pemerintah, dan lembaga pengawas dalam rangka menjaga kepatuhan pajak sekaligus mendukung keberlangsungan industri legal di daerah.














