Jelang Nataru Harga Sembako Tidak ada Kenaikan Harga yang Signifikan

PewartaAiniyah

Sumenep | Sigap88 – Harga sembilan pokok (Sembako) di pasar induk Sumenep tidak mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan pasar tradisional di setiap Kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep tidak mengalami kenaikan.

“Sampai saat ini belum ada kenaikan harga sembako, di bawang merah saja yang naik, itupun sangat kecil,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Sumenep melalui Kabid perdagangan Noer Lisal Rabu (21/12).

Baca Juga  Menkeu Sri Mulyani Beri Kuliah Umum di STKIP PGRI Sumenep

Menurutnya, sampai saat ini harga sembako di pasar induk Kabupaten Sumenep (Pasar Anom) masih normal hanya, bawang merah saat ini harganya dalam posisi Rp 35.000 ribu.

“Harga daging sapi saat ini dalam kisaran Rp 120.000 ribu, daging ayam broiler Rp .38.000 ribu dan ayam kampung 90.000 ribu,” jelasnya

Jadi, di momen hari Natal dan Tahun Baru(Nataru) ini tidak berpengaruh kepada kenaikan harga sembilan bahan pokok.

Baca Juga  Pegawai Lapas Pamekasan Teken Fakta Integritas dan Deklarasi Janji Kinerja 2023

Sedangkan harga beras juga tidak mengalami kenaikan dan stok menjelang Nataru masih stabil. “Saya pastikan untuk persediaan beras aman sedangkan harga telur dalam kisaran Rp 39.000 ribu,” jelasnya.

Kenaikan harga telur disebabkan oleh harga pakan naik jadi Nataru ini tidak berpengaruh kepada kenaikan sembako. “Dari pergerakan di pasar, saya yakin tidak akan ada kenaikan harga saat Nataru,” tegasnya

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dorong APH dan Pemkab Selesaikan Kasus Gedung Dinkes

“Kami akan pantau terus harga harga kebutuhan pokok di pasar, baik pasar induk maupun pasar yang ada di Kecamatan,” pungkasnya

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Quotes Hikmah

"Tatap hari penuh syukur, yaqin pada Allah & ikhlas, karena di depan ada harapan yang tiada tara. Dan puncak harapan, adalah Allah itu sendiri." (DR. KHM. Luqman Hakim)

"Sebesar-besar aib (keburukan) adalah kamu mengira keburukan orang lain sedangkan keburukan itu terdapat dalam diri kamu sendiri." (Imam Syafi'i)

“Siapa saja yang di akhir perkataannya adalah kalimat Lailahaillah, maka ia berhak masuk surga.”

Pesan Makmia

"Hormatilah keinginan serta temani istri dan anak-anakmu. Karena mereka adalah insan yang paling punya hak atas kebaikanmu."

“Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istrinya.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img