SUMENEP | Sigap88 – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Madura melaksanakan Gerakan Cegah Penyebaran Penyakit dan Gerakan Sehat Dalam Bekerja (Gercep Sehat) di setiap OPD, perusahaan dan di setiap lembaga pendidikan. Jum’at (27/12)

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg Ellya Fardasah melalui Kabid Kesmas Desi Febryana menyampaikan, gercep sehat ini merupakan langkah pencegahan penyebaran kasus penyakit’ di saat musim pancaroba

“Saat ini kami masih fokus ke setiap OPD, dengan melibatkan petugas jentik nyamuk Aedes aegypti di setiap kantor dan pemberian edukasi terkait pencegahan DBD, diare dan kasus penyakit’ lainnya,” ungkap Desi.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Dampingi Panen Padi di Desa Taraban

Sebagai Kabid Kesmas pihaknya juga berkolaborasi dengan Kabid P2P terkait dengan pemeriksaan kesehatan pekerja bagi para pegawai,

“Untuk pencegahan kasus penyakit di Kabupaten Sumenep kami bekerja tim, baik ditingkat Kabupaten dan setiap Puskesmas yang berkolaborasi juga dengan forkopimka dan desa juga dengan setiap lembaga pendidikan,” papar Desi.

Selain itu, Dinkes P2KB Sumenep melaksanakan program Upaya Kesehatan Kerja (UKK) bahkan, di masing masing puskesmas ada petugasnya.

“Untuk perusahaan dan semacamnya yang mempunyai karyawan di upayakan melakukan pemeriksaan kepada karyawannya dan memberikan edukasi,” paparnya.

Baca Juga  Komsos di Desa Mangar, ini pesan Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan

Terpisah, Kabid P2P H. Syamsuri menyampaikan, sesuai data yang ada sampai 27 Desember 2024 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kurang lebih 1200 kasus yang tersebar di 30 Puskesmas dan beberapa rumah sakit.

“Kasus diare bulan Desember 2024 minggu ke 3 jumlah 480 dari 30 Puskesmas,” ucap H. Syamsuri.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas kesehatan bekerja sama dengan pihak pihak terkait dengan menggalakkan kebersihan lingkungan.

“Bersama komponen masyarakat kami setiap hari Jum’at menggelar bersih bersih lingkungan sehingga tidak ada barang bekas dan lainnya yang bisa menampung air hujan yang menjadi sarang nyamuk,” jelasnya.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 0826-03 Proppo Komsos dengan Warga Dusun Demabuh Laok

“Kami juga mempunyai petugas Jumantik yang melakukan penelitian di setiap rumah warga dan di lembaga pendidikan tentang jentik nyamuk,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE