
SUMENEP | SIGAP88 – Antrean kendaraan yang mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, mendapat perhatian dari jajaran Polsek Ganding, Rabu (24/6/2026).
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kemacetan, anggota Polsek Ganding diterjunkan langsung ke lokasi guna melakukan pengaturan kendaraan yang antre mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat cukup panjang hingga berpotensi mengganggu aktivitas pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Kapolsek Ganding AKP Achmad Supriyadi mengatakan, kehadiran personel kepolisian bertujuan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar meski terjadi peningkatan antrean di SPBU.
“Kami melakukan pengaturan lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar SPBU Ganding sekaligus mengantisipasi terjadinya kemacetan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dipicu berkurangnya pasokan BBM, khususnya jenis Pertalite, sehingga menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan yang menunggu giliran pengisian.
“Kondisi ini terjadi karena pasokan BBM, terutama Pertalite, mengalami keterbatasan dalam beberapa hari terakhir sehingga antrean kendaraan menjadi lebih panjang dari biasanya,” jelasnya.
Guna menghindari kepadatan lalu lintas yang lebih parah, petugas melakukan pengaturan secara intensif agar kendaraan yang antre maupun pengguna jalan lainnya tetap dapat melintas dengan aman dan tertib.
Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Sudarman, warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding.
Ia mengaku terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan karena antrean kendaraan dapat berlangsung lebih tertib dan tidak menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan.
“Kami berterima kasih kepada anggota Polsek Ganding yang turun langsung mengatur lalu lintas. Meskipun antrean cukup panjang, situasi tetap berjalan lancar dan tertib,” katanya.
Sudarman berharap persoalan antrean BBM tidak berlangsung lama. Ia juga berharap pasokan bahan bakar dapat kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus menunggu dalam antrean panjang.
“Masyarakat berharap pasokan BBM segera kembali normal agar antrean seperti ini tidak sering terjadi dan aktivitas warga tidak terganggu,” pungkasnya.
















