SUMENEP | SIGAP88 – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 serta memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Satlantas Polres Sumenep melaksanakan kegiatan Uji Kelayakan atau Ramp Check Angkutan Umum.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, mulai pukul 09.00 wib hingga 10.00 wib, bertempat di Terminal Arya Wiraraja, Kabupaten Sumenep.

Uji kelayakan angkutan umum ini dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum AKP Beny Kuncoro, didampingi Kasatgas Preemtif AKP Mohamad Abdul Kohar, serta Kanit Kamsel Satlantas Polres Sumenep IPDA Yudhi Kurniawan.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Dampingi Giat Posyandu di Kelurahan Gladak Anyar

Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Banit Kamsel, dan anggota Binmas.

Sasaran kegiatan meliputi pemeriksaan kelayakan teknis kendaraan angkutan umum, seperti kondisi rem, lampu, ban, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta kesiapan pengemudi dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.

Kasatgas Gakkum AKP Beny Kuncoro menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran.

Baca Juga  Dandim 0827 Sumenep Tinjau Lokasi Bangun Jembatan Roboh di Lenteng

“Melalui uji kelayakan angkutan umum ini, kami berharap seluruh kendaraan yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Satlantas Polres Sumenep menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang kondusif selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (*)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE