Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI, Rudy Saladin (Foto: istimewa)

Surabaya | SIGAP88 – Kejuaraan Piala Bela Negara mendapat sambutan luar biasa dari peserta. Dua hari menjelang pembukaan, jumlah peserta yang terdaftar dimeja panitia sebanyak 4.196 atlet putra putri dari tiga cabor yang berlaga, yakni Pencak Silat, Taekwondo dan Karate.

Ketua Panitia, Joshua Hemilton, menyampaikan bahwa diluar dugaan sambutan dan animo para atlet untuk ambil bagian Kejuaraan Piala Bela Negara ini yang baru pertama kali dipentaskan.

“Sungguh diluar dugaan antusiasme untuk mengikuti kejuaraan ini,” ujar Joshua Hemilton, dalam rilisnya, Kamis (06/02)

Kejuaraan Piala Bela Negara, akan dibuka secara resmi oleh Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI, Rudy Saladin di GOR Kanjuruhan Malang, hari ini Jumat 7 Februari 2025 siang

Dijadwalkan dalam acara pembukaan kejuaraan ini antara lain, Sekjen Kementerian Pertahanan RI, Letnan Jenderal TNI, Tri Budi Utomo, S.E, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dr. Gunawan Suswantoro, Rektor Universitas Pertahanan, Letjen TNI (pur) Johny Mahroza, Dirjen Potensi Pertahanan, Kemenhan RI, Mayjen TNI, Piek Budiyakto, Direktur Bela Negara Kemenhan RI, Brigjen TNI, G.Eko Sunarto serta para undangan

Rektor Universitas Pertahanan, menyambut gembira antusiasme peserta hingga berjumlah 4196 atlet untuk adu ketrampilan.

“Tentu Universitas Pertahanan RI dengan bangga mendukung penyelenggaraan Kejuaraan Piala Bela Negara ini dengan jumlah atlet 4196. Event ini merupakan wujud nyata semangat bela negara untuk Indonesia Maju melalui prestasi olahraga. Mari kita sukseskan kejuaraan ini sebagai momentum penguatan jiwa nasionalisme dan semangat berolahraga bagi seluruh komponen bangsa,” jelasnya.

Sementara Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Timur, Yusman Madayun, mengatakan, Kejuaraan Taekwondo Bela Negara Cup ini, sebagai pengembangan potensi prestasi para atlet taekwondo guna menjadi generasi yang berkarakter.

Selain untuk pengembangan, juga untuk persiapan para atlet dalam menghadapi Event kejuaraan nasional maupun internasional kedepannya.

“Event Kejuaraan Taekwondo Bela Negara Cup tersebut, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam meraih Prestasi lewat cabang olahraga Taekwondo. Dan mempromosikan nilai-nilai kebangsaan olahraga seperti Sportivitas, Disiplin dan kerja sama antar Tim,” tuturnya

“Saya sangat bangga provinsi Jawa Timur di berikan kesempatan menjadi Tuan rumah, sehingga dampak bagi insan Taekwondo di Jawa timur semakin meningkat baik dari segi pembinaan prestasi maupun dari segi SDM,” tambahnya

Kejuaraan seri Piala Bela Negara dilangsungkan di tujuh Provinsi, yakni Jawa Timur, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, dan Kalimantan Timur.

Malang dan Surabaya, Jatim, menjadi dua kota pembuka mengawali kejuaraan pada hari ini Jumat 7 Februari.

GOR, Kanjuruhan Malang menjadi central upacara pembukaan. Sekaligus tempat pertandingan Taekwondo.

Dan GOR Dum, Kabupaten Malang untuk cabang olahraga Karate serta GOR Bung Tomo Surabaya untuk Cabor Pencak Silat.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN
SebelumnyaPolres Nganjuk Gelar FGD Bersama Perguruan Pencak Silat
BerikutnyaKemenag Sumenep Beri Pembinaan Hukum bagi ASN
Abdul Hanan
Abdul Hanan merupakan pendiri dan Penanggung Jawab SIGAP88 yang menginisiasi berdirinya media tersebut pada tahun 2012. Selama lebih dari satu dekade, ia aktif mengembangkan media digital dan mengelola jaringan pemberitaan yang berfokus pada isu hukum, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pembangunan daerah. Sebagai pengelola media, ia memiliki pengalaman dalam manajemen redaksi, pengembangan platform digital, optimasi publikasi berita, serta penguatan ekosistem media online di Jawa Timur. Melalui SIGAP88, ia berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik dan literasi digital di Indonesia.