Sumenep | Sigap88 – Program Universal Health Coverage (UHC) berdampak besar terhadap masyarakat sehingga masyarakat antusias melakukan perawatan ke tempat-tempat kesehatan seperti Puskesmas yang ada di daerah.

Seperti di Puskesmas Arjasa, kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan perawatan kesehatan ke Puskesmas.

Sehingga Puskesmas Arjasa melakukan ekstra pelayanan kepada masyarakat. “Sejak diberlakukannya program cakupan kesehatan Universal UHC yang tujuannya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat maka, ada peningkatan kunjungan ke Puskesmas,” kata Kepala Puskesmas (Kapus) Arjasa dr Hidayaturrahman. Kamis (03/08).

Baca Juga  YBM PLN UP3 Madura Salurkan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

“Program UHC ini, memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat di semua layanan kesehatan,” ucapnya.

Bahkan, untuk lebih meningkatkan pelayanan bagi masyarakat kepulauan, pihaknya bekerja sama dengan RSU Abuya. “Kami bekerja sama dengan RSU Abuya dengan memberikan kemudahan rujukan dari Puskesmas Arjasa yang akan berobat di RSU Abuya,” jelasnya.

dr Dayat sapaan akrab Kapus Arjasa mengutip apa yang disampaikan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, “masyarakat Sumenep tidak perlu khawatir lagi untuk mendapatkan kesehatan, karena bisa berobat secara gratis”.

Baca Juga  Momen Iduladha, PLN UP3 Madura Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban

Dia (dr Dayat red) menyinggung pula tentang program penurunan Stunting, “Alhamdulillah, sejak adanya program pemerintah tentang pemberian asupan gizi kepada Ibu hamil dan balita, angka Stunting di kecamatan Arjasa berangsur angsur menurun,” jelasnya.

Bahkan, pihaknya bekerja sama dengan desa-desa yang ada di kecamatan Arjasa tentang program Stunting.

“Pemerintah Desa melalui Dana Desa (DD) telah menganggarkan untuk program Stunting dengan memberikan asupan makanan bergizi kepada ibu hamil dan anak balita,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Sumenep Salurkan Daging Kurban kepada Anak Yatim dan Fakir Miskin

“Secara rutin kami melakukan pengawasan pelaksanaan pos yandu di setiap desa, dan Alhamdulillah masyarakat antusias untuk memeriksakan kesehatannya termasuk bagi warga manula,” pungkas Dayat.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE