Sumenep | Sigap88 – Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, S.Ik bersama Disperindag Sumenep melakukan pantauan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng (Migor) di pasar tradisional pasar Anom Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jum’at (27)05).

Disampaikan oleh Kapolres Sumenep bahwa, penjualan minyak goreng di pasaran di Kabupaten Sumenep dalam kisaran Rp 14.200, masih dibawah harga HET yang telah ditetapkan diharga Rp 15.500.

Baca Juga  Wabup Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jeren Serek

“Kami berharap nantinya konsumen bisa menerima harga minyak goreng sesuai dengan HET yang sudah di tetapkan,” kata Kapolres Sumenep Rahman.

Dirinya mengimbau kepada para pedangan eceran agar mempedomani penjualan minyak goreng tidak melebihi HET.

Untuk stok kata Kapolres, wilayah Kabupaten Sumenep stok minyak curah sangat memadai, . “Kami telah melakukan pengecekan dari beberapa sampel ada yang 6 sampai 9 ton habis dalam sepekan,” jelasnya.

Baca Juga  Sinergi PWI Pamekasan dan Pelukis Budi Hariyanto, Legislator Jatim: Seniman Adalah Penjaga Peradaban

“Untuk stok minyak goreng di Kabupaten Sumenep masih stabil dan memadai,” terangnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE