
SUMENEP | SIGAP88 – Cuaca ekstrem yang terjadi diwilayah kepulauan Kangean Kabupaten Sumenep dalam sepekan ini membuat harga jual Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg dijual hingga tembus Rp 45 ribu pertabung
Selain itu, dalam sepekan ini mengakibatkan kelangkaan, elpiji 3kg terjadi di beberapa kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kelangkaan tersebut terjadi karenakan pendistribusian elpiji 3 kg dari daratan Kabupaten Sumenep dan yang lainnya tersendat akibat cuaca ekstrem.
“Saat ini harga Elpiji di kepulauan Kangean mencapai Rp 45.000 dari harga awal Rp 25.000,” kata salah satu tokoh pemuda kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa, Moh. Ali, Minggu (25/01/2026).
Walaupun stok ada sambung Ali, dibuat kesempatan oleh agen atau toko besar untuk menaikkan harga.
“Para toko atau agen memanfaatkan momen cuaca ekstrem ini untuk menaikkan harga elpiji,” terangnya.
Maka dari itu, Forkopimcam, harus melakukan operasi pasar, kalau ada pihak toko yang sengaja memanfaatkan momen ini harus ditindak tegas.
“Forkopimcam harus peka dan cepat melakukan operasi pasar, agar masyarakat tidak jadi korban keserakahan para agen dan toko,” tegasnya.
Camat Arjasa Aynizar Sukma membenarkan bahwa mulai Minggu kemarin harga elpiji 3kg di kecamatan Arjasa merangkak naik sampai kisaran Rp 40.000 sampai Rp 50.000.
“Hasil pantauan kami kelapangan bahwa harga elpiji 3kg Rp 40.000 sampai Rp 50.000 ditingkat pengecer tapi di sub agen sudah kosong,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kabag Perekonomian untuk segera mensuplai elpiji 3kg ke Kangean apabila ada jadwal kapal barang ke Kangean.
“Semoga cuaca segera membaik sehingga jadwal kapal segera operasi,” harapnya.
Sementara itu, Camat Kangayan Kepulauan Kangean Nurullah, SH melalui sambungan teleponnya mengatakan, untuk di wilayah kecamatan Kangayan harga Elpiji 3kg masih di harga Rp 30.000.
“Ini barusan Ibu Camat beli elpiji 3kg di desa Jukong jukong dengan harga Rp 30.000,” ucapnya.
Nurullah menyampaikan bahwa, dengan kondisi cuaca ektrem ini pihaknya bersama Forkopimcam berkolaborasi turun lapangan untuk memantau harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Alhamdulillah cuaca mulai membaik dan hari ini mungkin ada kapal perintis berlayar ke Kangean, dengan begitu akan memenuhi kebutuhan sembako di kepulauan termasuk di pulau Kangean,” pungkasnya.











