SUMENEP | SIGAP88 – Tahun 2026 wilayah kepulauan Kangean di dua kecamatan yakni kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan akan mendapatkan kucuran dana sekitar Rp 34 miliar dari anggaran pemerintah pusat, untuk infrastruktur jalan.

“Di tahun 2026 ini ada tiga titik yang akan mendapatkan kucuran dana pusat sebesar Rp 34 miliar untuk infrastruktur jalan di kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan,” kata anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep Dapil VIII, Wahyudi. Rabu (28/01/2026).

Wahyudi menyebutkan, pertama jalan poros Desa Kolo Kolo – Desa Laok Jangjang Kecamatan Arjasa dan perbaikan jalan dari pelabuhan Batu guluk sampai Arjasa, sedangkan satu titiknya di wilayah kecamatan Kangayan menyelesaikan Poros Kangayan.

Baca Juga  Satresnarkoba Polres Sumenep Bersama Polsek Talango Amankan Warga Gapurana

“Wilayah Kecamatan Kangayan jalan poros desa Jukong Julong ke desa Kangayan,” ucapnya.

Tujuannya, ucap Wahyudi guna memberikan dan memperlancar akses jalan poros Kepulauan Kangean, sehingga akan berdampak kepada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Tujuan utama pembangunan infrastruktur jalan adalah meningkatkan konektivitas, mobilitas manusia dan barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” sambungnya.

Sedangkan untuk infrastruktur jalan yang lain akan diupayakan pengusulan tahap berikutnya.

Baca Juga  Rumor PMK, Pedagang Pasar Hewan di Sumenep Keluhkan Sepi Pembeli

Politisi muda dari fraksi PDI-P ini mengatakan, untuk dana dari kabupaten masih dalam taraf pengajuan berikutnya.

“Masih dalam proses, berapa kira kira yang akan di kucurkan ke wilayah kepulauan Kangean,” sebutnya.

“Kami konsen kepada percepatan pembangunan infrastruktur di kepulauan guna tidak ada ketimpangan pembangunan antara daratan dan kepulauan,” tegasnya.

Perbandingan anggaran pembangunan yang digelontorkan ke kepulauan dari Kabupaten Sumenep untuk kepulauan sebesar 60 persen, sedangkan untuk daratan 40 persen dari total APBD

Baca Juga  Deteksi Dini DBD, Puskesmas di Kabupaten Sumenep Telah Dilengkapi Alat NS1

Sementara itu, untuk wilayah kecamatan Sapeken kepulauan Sepanjang masih dalam proses pembahasan.

“Wilayah kepulauan memang butuh perhatian khusus agar tidak ada kesenjangan pembangunan antara daratan dan kepulauan,” tutupnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE