JOMBANG | SIGAP88 – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Jombang berkolaborasi dengan Kodim 0814/Jombang, Pemerintah Kabupaten Jombang, Bulog, serta kelompok tani setempat melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, pada Rabu (8/10).

Tampak hadir dalam kegiatan ini Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekda Jombang Agus Purnomo, Kasdim 0814 Jombang Mayor Cke Nurhadi, Wakil Kepala Bulog Wilayah Mojokerto Fernando serta  tokoh masyarakat dan pengusaha lokal.

Kegiatan penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 1 hektare.

Baca Juga  Polres Jombang Gelar Sertijab Waka Polres, Kabagops, Kasat Lantas dan Pengukuhan Kasiwas

Pada kesempatan yang sama diserahkan bantuan pupuk sebanyak 100 Kg dan bibit jagung bhayangkara sebanyak 20 kilogram.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional tanam jagung serentak kuartal IV yang digagas oleh Mabes Polri dan terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kegiatan virtual tersebut, Wapres Gibran didampingi jajaran Polda dan Polres dari seluruh Indonesia.

Kapolres Jombang, AKBP AKBP Ardi Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa penanaman jagung serentak ini adalah bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung program pemerintah pusat.

Baca Juga  Gagalkan Tawuran, Polres Jombang Amankan Bondet dan Celurit Panjang

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan, sekaligus meningkatkan perekonomian petani lokal,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bakti kesehatan dan gerakan pangan murah yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar.

Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dijual dengan harga terjangkau guna meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

Baca Juga  Pemkab Jombang Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Gudo

Dengan semangat kolaboratif dan gotong royong, kegiatan tanam jagung serentak diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sektor pertanian, namun juga bagi ketahanan pangan nasional secara luas.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE