JOMBANG | SIGAP88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Gudo, Senin (9/2/2026) pagi.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi warga dari tiga kecamatan, yakni Gudo, Perak, dan Bandar Kedungmulyo.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, didampingi Sekretaris Daerah Agus Purnomo, jajaran Staf Ahli, Asisten, serta kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Salmanudin menyampaikan salam hangat dari Bupati Jombang, Warsubi

Ia menegaskan bahwa Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional.

“Musrenbang ini adalah wadah musyawarah untuk merumuskan perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Fokus kita jelas, pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, hingga mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis,” ujar Gus Salmanudin.

Baca Juga  Dampingi Menteri Haji Resmikan TK-SD AIM dan AIBIS, Bupati Jombang Apresiasi Inovasi Pendidikan Al-Aqobah

Tema pembangunan tahun 2027 yang diusung adalah “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”.

Pemkab Jombang bertekad menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi yang terhubung langsung dengan industri pengolahan dan pasar modern maupun digital.

Menjawab kebutuhan warga, Gus Salmanudin mengungkapkan perubahan kebijakan signifikan pada tahun 2026.

Skema Pagu Indikatif Kewilayahan kini bertransformasi menjadi Prioritas Kecamatan.

“Mulai tahun 2026, kita perkuat peran kecamatan dengan alokasi peningkatan jalan kabupaten sebesar 1 Miliar rupiah per kecamatan, ditambah 200 Juta Rupiah untuk penerangan jalan umum (PJU). Ini agar dampak pembangunan langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Forum Rembuk Masyarakat Jombang Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Beberapa proyek strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 berdasarkan hasil Musrenbang sebelumnya antara lain:
Rehabilitasi jalan Gondekan–Gudo dan PJU ruas Blimbing–Gudo.

Rehabilitasi jalan Karangdagangan–Balongsari serta PJU di sejumlah ruas seperti Sumberagung hingga Pagerwojo.

Fokus pada pembangunan PJU di berbagai titik, mulai dari Kalangsemanding hingga Perak–Karangdagangan

Selain infrastruktur besar, Pemkab Jombang juga mendorong program Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra).

Program ini menyasar pembangunan berbasis kewenangan desa, seperti perbaikan jalan lingkungan tingkat RT/RW, dukungan Dasawisma, hingga pengadaan atribut Linmas.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh delegasi dan kepala desa untuk bersinergi mensukseskan program nasional seperti MBG, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, program penanganan sampah yang diberi nama ASRI, juga penguatan swasembada pangan dan energi.

Baca Juga  Perhutani KPH Jombang Bersama KJPP Laksanakan Survey Aset Biologis

“Mohon dukungan semua pihak agar kita bisa mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.

Kegiatan berjalan tertib dengan partisipasi aktif dari tokoh masyarakat, kepala sekolah, serta perwakilan organisasi perempuan dan kemasyarakatan se-wilayah pembangunan tersebut.

Paling akhir, Kepala Bapperida Hartono, memaparkan apa itu Desa Mantra serta capaian pembangunan hasil usulan tahun sebelumnya yang akan dikerjakan pada tahun berjalan (2026) di tiga kecamatan peserta Musrenbang tersebut.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE