
PAMEKASAN | SIGAP88 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi para warga binaan.
Hal ini dibuktikan dengan partisipasi Lapas kelas IIA Pamekasan dalam sebuah kegiatan publik yang menampilkan berbagai hasil karya tangan dan kreativitas para narapidana, Minggu (25/1).
Perwakilan dari Lapas Kelas IIA Pamekasan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk transparansi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai program pembinaan yang berjalan di dalam Lapas.
Mulai dari Hasil Karya miniatur monumen arek Lancor yang dibuat oleh lapas Narkotika kelas IIA yang akan di jadikan cendramata oleh para pemenang MBG terbaik, selain itu Lapas kelas IIA Pamekasan Menampilkan Musik daul dan Band di acara JJS yang di gelar oleh Jurnalis Muda Pamekasan.
Faris, kasi Binadik Lapas Kelas IIA Pamekasan menjelaskan bahwa pihaknya berharap ke depannya program pembinaan di Lapas terus meningkat, terutama dalam hal kreativitas.
”Di sini kami juga membuka stand yang menunjukkan karya warga binaan kami, seperti furnitur dan hasil tata boga,” ujarnya.
Program pembinaan ini tidak hanya bertujuan untuk mengisi waktu selama masa tahanan, tetapi juga sebagai bekal keterampilan (life skill) bagi warga binaan setelah mereka bebas nantinya.
”Kami ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa mereka (warga binaan) mampu dan layak untuk kembali lagi ke tengah masyarakat setelah bebas nanti. Kami berharap masyarakat Pamekasan dapat menerima mereka dengan tangan terbuka,” tambahnya.
Kegiatan ini pun mendapat respon positif dari masyarakat yang hadir. Banyak dari mereka yang terkejut dengan kualitas produk furniture dan Daul yang dihasilkan, yang dinilai tidak kalah saing dengan luar Lapas.
Dengan adanya pameran kreativitas seperti ini, diharapkan stigma negatif terhadap warga binaan dapat perlahan terkikis dan digantikan dengan dukungan moral untuk membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik.













