SUMENEP | SIGAP88 – Perum Bulog Madura bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep, Madura, Jawa Timur meninjau dan mendroping minyak goreng merk kita ke pedagang di pasar Anom baru, Sumenep. Rabu (28/01/2026).

Hasil pantauan di lapangan oleh media sigap88.com monitoring harga dan pendistribusian minyak goreng merk kita dihadiri Wakil Pimpinan Cabang Bulog Madura, Moh Zainal beserta anggota serta perwakilan dari Bulog Sumenep.

Turut hadir pula dalam pemantauan harga minyak goreng merk Kita Kabid perdagangan Diskop UKM Perindag Sumenep Idam Khalil Plt UPT Pasar Anom Baru, H.Ibno dan karyawan pasar Anom.

“Kami melakukan monitoring atau pengecekan harga minyak goreng Kita guna mengetahui harga sebenarnya yang ada di pasaran apakah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi,” kata Moh Zainal.

Baca Juga  Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Polri

Menurutnya, ada beberapa agen atau toko yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)

“Harga eceran tertinggi saat ini, minyak goreng Kita seharga Rp 15.700, sedangkan di pasar hasil monitoring jauh dari HET sampai Rp 18.000,” ujarnya.

“Kami ditugaskan oleh pemerintah untuk memantau harga minyak goreng Kita agar tidak terjadi harga yang melebihi HET,” ujarnya

Moh Zainal juga menyebutkan bahwa stok yang dari produsen telah bertambah, hal itu mengantisipasi lonjakan kebutuhan minyak goreng masyarakat menjelang bulan Ramadhan.

”Sehingga kami melakukan monitoring sekaligus dropping kepada beberapa agen dan toko di pusat perbelanjaan pasar Anom Baru Sumenep” ungkapnya

“Harga sesuai patokan HET telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 15.700/liter dari pihak toko ke konsumen,” tegasnya.

Baca Juga  Ini Harapan Bupati Sumenep Tentang Kepala Disbudporapar Sumenep Yang Baru

Ia menyebut bahwa, stok tidak akan ada kekurangan, bahkan untuk dalam Minggu ini dari produsen sekitar 30 ribu liter.

“InsyaAllah kedepan kami akan menerima tambahan dari produsen, kemungkinan sampai 200 ribu liter,” tuturnya.

Zainal berharap, melalui monitoring yang bersinergi dengan Forkopimda dan Tim satgas pangan Polres Sumenep bisa bersama sama melakukan monitoring mengenai kestabilan harga minyak goreng dan ketersediaannya

“Sinergitas kita semua akan menjamin ketersediaan stok dan kestabilan harga di pasar sesuai dengan HET,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Diskop UKM Perindag Sumenep Idham Halil, mengapresiasi terhadap Perum Bulog Madura yang telah melakukan sinergitas monitoring harga dan dropping ke pasar Anom baru Sumenep.

“Dengan dilakukannya monitoring ini bertujuan untuk menstabilkan harga di pasaran sesuai dengan HET, serta menjaga ketersediaan minyak,” ucapnya

Baca Juga  Pelindo Terminal Petikemas Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 13,34 Juta TEUs

Idam menyebut bahwa Bulog telah melakukan dropping ke agen yang ada di pasar Anom baru sebanyak 150 karton dengan total 1800 liter liter.

“Bulog menjamin ketersediaan stok minyak aman menjelang bulan Ramadhan dan secara berkesinambungan bersinergi melakukan operasi pasar,” pungkasnya.

Diketahui, Bulog Madura telah melakukan dropping minyak goreng ke empat toko yaitu, toko Amar, toko Harapan Jaya, toko Bu Yayak dan toko Bu Ahmawiyah

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE