Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati

SUMENEP | SIGAP88 – Biaya makan dan minum (mamin) pasien di RSUD dr Moh Anwar Sumenep Madura cukup besar.

Tahun ini rumah sakit pelat merah itu mengalokasikan anggaran Rp 2,3 miliar untuk mamin pasien.

Hal itu disampaikan oleh direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati, saat ditemui di ruang kerjanya oleh media sigap88.com Senin (26/01/2026).

“Kami menyediakan 233 tempat tidur bagi pasien dan setiap harinya kami memberikan asupan makanan dan minuman yang bergizi yang total anggarannya selama satu tahun 2026 ini mencapai Rp 2,3 miliar,” kata Erliyati.

Baca Juga  Ini Harapan Bupati Sumenep Tentang Kepala Disbudporapar Sumenep Yang Baru

Menurutnya, penentuan asupan makanan dan minuman sepenuhnya menjadi kewenangan tenaga ahli gizi profesional, berdasarkan hasil analisis medis dan pemeriksaan klinis pasien.

“Pemberian makanan dan minuman oleh tim ahli gizi disesuaikan hasil analisis atau hasil diagnosa dokter yang menangani,” ujarnya.

Sehingga, asupan makan tidak sama antara pasien yang satu dengan pasien yang lain, meliputi, tingkat kesadaran pasien, usia, berat badan, hingga jenis penyakit atau patologi yang diderita, termasuk pasien dalam kondisi koma maupun pasien yang masih sadar.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan Gelar Karya Bakti di Desa Mangar

“Jadi, tim gizi akan menentukan asupan makanan yang diberikan kepada pasien sesuai dengan hasil diagnosa dokter apakah pasien membutuhkan makanan standar rumah sakit atau tambahan gizi khusus sesuai dengan kebutuhan tubuh pasien,” jelasnya.

Selain itu, pemberian makanan kepada para pasien dipastikan tepat, terukur, dan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

“Tim pengelola makanan untuk para pasien ada 10 orang yang terdiri dari tata boga dan ahli gizi lainnya,” tegas Erli.

Namun, apabila ada komplain atau permasalahan, kami akan segera melakukan kroscek dan selanjutnya akan memberikan jawaban sesuai dengan fakta hasil diagnosa dokter.

Baca Juga  Pengurus Jurnalis Muda Pamekasan Masa Bakti 2025–2027 Dikukuhkan di Monumen Arek Lancor

“Kami selalu melakukan evaluasi terkait dengan pemberian asupan makanan terhadap pasien seperti pula memberikan susu kepada bayi,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE