Jombang | Sigap88 – Hujan dengan intensitas tinggi membuat sejumlah sungai di Jombang meluap dan membuat sejumlah desa di 2 kecamatan banjir.

Polres Jombang menurunkan anggotanya ke lokasi banjir guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi menugaskan Kasat Samapta Iptu Ahmad Aly Efendi untuk melaksanakan patroli ke pemukiman bersinergi dengan Forpimca dan BPBD di lokasi banjir, Yakni di Kecamatan Mojoagung dan Sumobito.

Baca Juga  Satgas TMMD ke-125 Kodim 0826 Pamekasan bersama Warga dan Mahasiswa Bangun Jembatan di Desa Kramat

Dari hasil patroli itu, terdapat sejumlah desa yang masih tergenang banjir. Sedangkan beberapa diantaranya sudah surut total.

“Di Kecamatan Mojoagung, Desa Kademangan banjir sudah surut, Gambiran banjir masih 20 cm, Betek 20 cm genangan air, Losari 20 cm genangan air. Di Kecamatan Sumobito, Dusun Guduk 20cm genangan air dan Desa Talun Lor 50cm genangan air. Tidak ada warga yang dievakuasi,” kata Ahmad Aly Efendi, Rabu (06/03/2024).

Baca Juga  Polres Jombang Gelar Pertandingan 'Sepakbola Sarung'

Disampaikan Ahmad Aly Efendi, banjir di Mojoagung disebabkan intensitas hujan yang tinggi pada Selasa (05/03/2024) pukul 21.00 WIB hingga dini hari tadi.

Akibatnya, sungai Catak Banteng dan Sungai Pancir di Mojoagung meluap hingga masuk ke permukiman.

“Yang di kecamatan sumobito karena luapan air sungai terlalu deras sehingga meluap karena hujan lebat. Hal itu mengakibatkan luapan masuk ke area persawahan dan perkampungan. Namun tidak ada warga yang di evakuasi,” tandasnya.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE