
GRESIK | SIGAP88- Akhirnya terbongkar, kegaduhan bahkan tudingan yang meresahkan para Agen kapal yang tergabung di asosiasi Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) Gresik seperti diberitakan dimedia online oceanweek, Kamis 28 Agustus 2025 kemarin tidak benar.
Pasalnya hal itu sebenarnya kejadian 5-6 tahun yang lalu dan sebenarnya itu hanya menyapa saat ketemu teman lama, “sebetulnya itu cerita usang saja, dan tidak benar, memang dulu saya pernah kerja di pelabuhan Gresik, sekarang seh sudah gak ada praktik itu, saya sendiri juga kaget kog bisa sampai diunggah ke media ternyata saat aku video call sama temanku itu ada media yang dicombi,” ujar Agus Wahyudi (Narsum media oceanweek) saat mengklarifikasi terkait hal tersebut via vidio. Jumat ( 29/8/2025)
Bantahan juga datang dari Asosiasi Agen Kapal di Gresik terkait hal tersebut
Sebab tudingan itu membuat Keresahan Aktivitas Keagenan,
Organisasi asosiasi perusahaan keagenan kapal ini, menegaskan bahwa aktivitas keagenan di Gresik, berjalan kondusif.
Hal tersebut, menjadi bantahan atas tudingan tentang aktivitas keagenan kapal mereshakan.
Ketua ISAA Gresik, M Hasan Mudiono mengatakan, bahwa aktivitas keagenan dari kapal-kapal yang masuk Pelabuhan Gresik, berjalan secara baik dan kondusif.
“Tidak ada kendala, baik dari administrasi maupun pelayanan hingga aktivitas lapangan yang di berikan di Kantor KSOP Kelas II Gresik, ” kata Hasan Mudiono saat memberikan bantahanya dengan didampingi para anggota ISAA di Pelabuhan Gresik, Jum’at (29/8/2025).
Hasan sapaan akrabnya menyebut, layanan keagenan di Kantor KSOP Kelas II Gresik, turut memudahkan aktivitas pekerjaan keagenan kapal di Pelabuhan Gresik.
“Semuanya semakin mudah, karena sudah tersistem online. Bahkan bisa dikerjakan di rumah maupun kantor masing-masing agen. Semuanya tidak ada kendala. Kecuali sistem eror,” imbuhnya.
Lanjut Hasan, tentang adanya seorang agen yang mengaku resah, itu tidak benar. Lantaran yang bersangkutan sudah sekitar lima tahun tidak beraktivitas di agen kapal Gresik.
“Tidak ada keresahan dari para agen kapal di lingkup KSOP Gresik. Dan apa yang disampaikan oleh eks agen inisial W ini, tidak ada sangkut pautnya apa disampaikan atau hubungan dengan aktivitas keagenan kapal di Pelabuhan Gresik,” tegasnya.
Ia menilai dari apa yang disampaikan tersebut, merugikan usaha kami yang berusaha di dunia agen kapal.
“Karena yang bersangkutan bukan bekerja keagenan di tempat kami, ” tambahnya.
Dari kejadian tersebut, pihaknya akan melakukan evaluasi mengantisipasi hal serupa.
Dengan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan asosiasi. Agar fungsi dari Asosiasi ini, bisa berjalan dengan baik.
“Termasuk menjalin hubungan dengan stekholder Pelabuhan berjalan lancar,” tandasnya.
Penasehat ISAA Gresik Anno Hidayat menambahkan, dari data asosiasi, ada 96 agen kapal yang baktivitas di Pelabuhan Gresik.
“Aktivitas keagenan berjalan kondusif, dan lancar. Semuanya baik-baik saja,” pungkasnya.