SUMENEP | SIGAP88 – Pesta rakyat petik laut di wilayah pesisir Desa Kaduara Timur Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep digelar selama 4 hari dimulai dari tanggal 27-30 Juni 2025

Ritual sakral turun temurun ini tak sekedar perayaan tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada alam dan ungkapan rasa syukur kepada Allah atas limpahan rezeki dari laut

Petik Laut menjadi momen sakral yang dipenuhi doa, pengajian, hingga pelarungan sesaji ke tengah laut.

Tradisi ini tidak hanya menguatkan spiritualitas masyarakat nelayan, tetapi menarik ribuan pengunjung untuk menyaksikan harmoni budaya dan religi yang hidup di tanah ‘kota keris’

Ketua Panitia Petik Laut melalui wakilnya Abah Jauhari menyampaikan, bahwa budaya petik laut ini merupakan tradisi turun temurun yang dilaksanakan setiap bulan Muharram.

“Budaya ini bentuk kesepakatan masyarakat Kaduara Timur yang mayoritas adalah nelayan” ujarnya, Sabtu(28/6).

Selain sebagai tanda syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, juga sebagai momentum untuk memohon perlindungan dari segala musibah.

“Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dari hasil laut, sekaligus permohonan agar dijauhkan dari marabahaya” imbuhnya

Untuk diketahui, acara petik laut ini didukung oleh 80 nelayan dan sejumlah sponsor.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pentas seni, pesta rakyat, dan hiburan lain yang membuat suasana semakin meriah

Tak heran jika Tradisi Petik Laut tak hanya dinantikan masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah

“Kegiatannya selama 4 hari ini disamping istighosah, hiburan sinden, ludruk selama 2 hari dan diakhiri dengan menampilkan konvoi perahu (Larung Saji)”, pungkasnya.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN