Pamekasan | SIGAP88 – sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pamekasan melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap keandalan pasokan listrik di kawasan kuliner Food Colony, Jalan Kesehatan, Pamekasan.

Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat, yang menampung lebih dari 200 pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima (PKL).

Dipimpin langsung oleh Manager PLN ULP Pamekasan, Agus Riyadi, tim teknis melakukan inspeksi teknis di sejumlah titik strategis,Selasa(24/6). Pemeriksaan meliputi pengukuran tegangan, evaluasi kestabilan distribusi daya, serta observasi langsung terhadap infrastruktur listrik di area usaha.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 0826-13 Pasean Komsos di Desa Dempo Barat

“PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, namun juga sebagai mitra pembangunan ekonomi rakyat. Keandalan pasokan listrik menjadi fondasi penting agar UMKM dapat tumbuh dan berdaya saing,” ujar Agus Riyadi dalam keterangannya yang diterima redaksi sigap88.com , Rabu(25/6)

Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menyempatkan berdialog langsung dengan para pelaku usaha untuk menyerap aspirasi dan umpan balik dari lapangan. Mayoritas pelaku UMKM menyambut baik langkah ini, mengapresiasi upaya PLN yang responsif dalam menjaga kualitas layanan dan komunikasi dengan pelanggan.

Baca Juga  Pemkab Sumenep Rakor bersama SKK Migas dan Kangean Energi Indonesia

Upaya ini sejalan dengan misi PLN untuk menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran PLN di Food Colony diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang lebih stabil, produktif, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Madura.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE