Sumenep | Sigap88 – Bupati Pamekasan Achmad Fauzi, SH. MH berharap dengan festival paralayang yang diselenggarakan di puncak Lanjari Desa Soddereh Kecamatan Pasongsonga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dapat mencetak atlit Paralayang Profesional.
“Festival Paralayang bukan hanya memperkenalkan destinasi wisata semata, akan tetapi mampu melahirkan atlit berkualitas,” kata Bupati Sumenep Fauzi Jum’at (26)95(.
Selain itu kata Fauzi, di festival paralayang di suguhi beragam pertunjukan tradisional khas Kabupaten Sumenep dan dapat menikmati produk camilan khas Sumenep hasil karya UMKM dari Bumdesma.
“Festival paralayang ini menjadi ajang promosi pariwisata untuk menarik wisatawan lokal maupun regional serta Nasional,” jelasnya.
Festival paralayang yang perhelatannya di mulai sejak tanggal 24 sampai 29 Mei 2022, masyarakat dapat menikmati kealamian puncak Lanjari. “Nantinya, diharapkan akan melahirkan atlit atlit baru yang profesional,” ujarnya.
Diakui oleh Bupati Fauzi, sejumlah fasilitas perlu terus dilakukan pembenahan, namun jangan dijadikan alasan untuk tidak melahirkan atlet paralayang profesional.
“Yang jelas, potensi puncak Lanjari perlu dimanfaatkan secara optimal untuk pariwisata olahraga guna melahirkan atlet paralayang berprestasi dan berkualitas,” tuturnya.
Bahkan, politisi PDI-P menyampaikan,, sektor pariwisata harus terus bangkit dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat, dengan melibatkan seluruh elemen baik swasta dan masyarakat, sehingga mampu menciptakan destinasi wisata.
Dengan pengembangan pariwisata sejatinya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena bisa memperluas kesempatan berusaha. “Mari bergotong royong dan bahu-membahu demi Sumenep maju, sejahtera dan mandiri,” terangnya.
Dirinya menegaskan, Pemkab Sumenep tetap mendorong bagaimana Sumenep punya atlet paralayang, sehingga melalui APBD Perubahan memprogramkan perbaikan yang sifatnya stimulus untuk mendayagunakan objek wisata demi mendorong pembangunan daerah.
“Festival Paralayang ini merupakan pertama kalinya di selenggarakan di Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep, maka momen ini harus benar benar untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor wisata, selain itu untuk melahirkan bibit baru Paralayang,” tegasnya.














