Wakil Bupati Sumenep Hadiri Panen Raya di Desa Paberasan

235

Sumenep | Sigap88 – Wakil Bupati Sumenep Hj Dewi Khalifah, menghadiri panen raya padi di desa Paberasan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (6/4/2021).

Dikesempatan tersebut Dewi Khalifah menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Sumenep 65% merupakan sebagai petani.

“Panen raya ini merupakan hasil uji coba pupuk organik hasil produk Natural Nusantara, merupakan suatu trobosan baru dan bisa dikembangkan untuk mempermudah bagaimana produk pertanian bisa berhasil dengan baik,” katanya

Nyai Eva panggilan akrab wakil Bupati Sumenep ini menambahkan, uji coba pupuk organik merupak bentuk akselerasi pembangunan di segala bidang khususnya di bidang pertanian demi peningkatan pertanian di Kabupaten Sumenep.

Dengan luas lahan pertanian 168.673.000 hektar terdiri dari lahan sawah seluas 25.000.681 hektar dan luas tegalan 117.000.340 hektar.

“Lahan padi diwilayah Kabupaten Sumenep mempunyai produktifitas lahan pertanian yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,,” ucapnya.

Hal itu dibuktikan dari bulan Oktober 2018 sampai 2019 seluas 270.412.000 hektar untuk periode bulan Oktober – Maret 2019/2020 mengalami surplus seluas lahan 3.523 hektar dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua Fatayat Kabupaten Sumenep ini menjelaskan pula, peningkatan produksi tanaman pangan perlu ditingkatkan setiap tahunnya baik dari segi kuantitas dan kualitasnya.

“Kebutuhan akan pangan semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, sehingga di perlukan sarana dan prasarana juga melalui penggunaan bibit unggul serta ditunjang dengan ketersediaan alat pertanian secara moderen dan penguatan kelembagaan, pertanian” terangnya.

Dijelaskan pula oleh Nyai Eva bahwa untuk periode bulan Januari sampai Mei tahun 2020 dengan konsumsi beras 81,6 kg perkapita/tahun maka, ketersediaan beras di Kabupaten Sumenep sebesar 91.000.028 ton, dan kebutuhan beras sebesar 46.195.000 ton.

“Kabupaten Sumenep mengalami surplus beras sebesar 44.833.000 ton,” tegasnya.

Dikesempatan tersebut Nyai Eva menyampaikan juga, untuk lebih meningkatkan produksi pangan maka diharapkan kepada semua petani dapat menjalin komunikasi dan kerjasama antar kelompok petani dengan pemerintah daerah, dunia usaha serta lembaga penelitian dan pengembangan dengan demikian produsi pertanian lebih besar.

“Dengan kordinasi yang baik dengan semua stakeholder akan meningkatkan produksi pertanian yang kita harapkan bersama,” pungkasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE