Tingkat Kesembuhan Terpapar Covid-19 di Sumenep Capai 93%

224
Kadinkes Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, MCH
Kadinkes Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, MCH

Sumenep | Sigap88 – Tren terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep sudah menampakkan penurunan dan paling tidak dalam dua minggu terakhir tidak ada kasus baru yang dirawat di rumah sakit.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, MCH saat di temui oleh media sigap88.com di ruang kerjanya. Selasa (16/3/2021).

“Saat ini di rumah darurat Covid-19 di Kecamatan Batuan sudah tidak ada dan dinyatakan sembuh, bahkan yang ada di RSUD Sumenep sudah kembali ke rumahnya dan dinyatakan sembuh,” kata Kadinkes Agus.

Jelas Agus, ini berarti ada penurunan kasus terkonfirmasi Covid-19 cukup signifikan. “Penurunan ini tidak lepas dari vaksinasi yang telah dilaksanakan,” ucapnya.

Vaksinasi yang telah dilaksanakan bagi tenaga kesehatan (Nakes) sudah mencapai 99,8% untuk tahap pertama. Sedangkan untuk tahap yang ke dua sudah mencapai 98,32% dari jumlah total Nakes 3270 sasaran.

“Kita juga telah mendapatkan distribusi vaksin untuk pelayan publik sebanyak 48.980 vaksin, dan telah di lakukan vaksinasi sesuai data sampai 14 Maret 2021 sebanyak 16.238 atau sekitar 33,15%,”jelasnya.

Lanjut Agus, untuk tingkat Jawa Timur capaian pelaksanaan vaksinasi sudah masuk peringkat 10 besar. “Kami akan lakukan langkah percepatan pelaksanaan vaksinasi agar dimungkinkan pemberantasan Covid-19 cepat terlaksana,” tegasnya.

Sementara, data yang terkonfermasi Covid-19 sampai 14 Maret 2021 sebanyak 1.722, sedangkan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 1.614 dan yang meninggal sebanyak 184.

“Sesuai data yang ada tingkat kesembuhan yang terkonfirmasi Covid-19 diatas 93%,” ucapnya.

Data yang kita tentukan ungkap Kadinkes Agus atas dasar yang di update untuk publikasi di tingkat pusat dan Jawa timur setiap Minggu sekali. Data tersebut terupdate setiap Minggu dengan pola pola perhtungan yang sudah ada stadart nya.

“Jadi, sekalipun angkanya sama tapi dilihat dengan indikator yang telah ditentukan oleh pusat, maka kita bisa mendapatkan warna yang berbeda, karena yang di lihat bukan angkanya, akan tetapi tren angka tersebut berdasarkan tingkat capaian puncak di minggu sebelumnya,” pungkasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE