Tim Gabungan Polres Pamekasan Berhasil Gelandang Balap Liar

59

Pamekasan | Sigap88 – Tim Gabungan Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur dengan pasukan tapal kudanya berhasil menggelandang ratusan balap liar dan pengguna knalpot brong. Sabtu (17/4).

Kapolres Pamekasan AKBP APIP Ginanjar S.I.K menyampaikan bahwa balap liar sangat mengganggu pengguna jalan.

“Demi mengantisipasi kecelakaan maka kami menggelar operasi gabungan yang di juluki dengan pasukan tapal kuda dengan menggelandang para pembalap liar yang kebanyakan adalah pemuda,” kata Kapolres AKBP Apip.

Selain meresahkan para pengguna jalan raya, kata Kapolres, kebanyakan pembalap menggunakan knalpot brong sehingga mengganggu bagi masyarakat yang sedang istirahat.

“Tim gabungan yang dijuluki tapal kuda berhasil menggelandang sekitar ± 120 sepeda motor yang telah di modif dan memakai knalpot brong, dan untuk sementara kami amankan di halaman Mapolres Pamekasan,” ucap Kapolres.

Balap liar sering dilakukan saat tengah malam sehingga mengganggu masyarakat yang sedang istirahat dan operasi ini kami lakukan atas keluhan dari masyarakat. “Tetap kami tindak tegas bagi pelaku balap liar,” tegasnya.

“Tim kami akan selalu melakukan operasi balap liar, demi ketenangan warga Pamekasan dan malam ini kami fokus di jalan Kabupaten tapi tidak menutup kemungkinan di wilayah yang lain tetap kami lakukan,” ujarnya.

Untuk memberikan efek jera, ungkap Kapolres AKBP APIP, para pembalap liar yang terkena razia harus mendorong sepeda motornya ke Mapolres Pamekasan.

“Saya berharap kepada semua orang tua untuk lebih ketat mengawasi anaknya, agar tidak melakukan balap liar, apalagi sudah memodifikasi sepeda motornya dengan menggunakan knalpot brong,” tandasnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP. Deddy Eka Aprianto mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas bagi pelanggar hukum apalagi bisa membahayakan bagi pengguna jalan.

“Kami akan melakukan tindakan tilang bagi para pembalap liar, apalagi sepeda motornya sudah tidak sesuai dengan standar pabrikan,” ungkapnya.

Sebelum mengurus tilangnya, pemilik sepeda motor harus mengembalikan bentuk sepeda motornya sesuai dengan standar pabrikan.

“Satu persatu pembalap liar kami dokumentasikan bersama motornya sambil memegang surat tilang, dan kami berharap peran orang tua lebih memantau aktifitas anaknya, apalagi sekarang Bulan puasa, masyarakat sangat butuh ketenangan untuk menjalankan ibadah puasa ditengah Pandemi Covid-19,” tuturnya. (Tim)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE