Soroti Proyek Pokir, Lsm Di Pasuruan Lurug Kantor PU Bina Marga

8054

Pasuruan, Sigap88 – Sejumlah Lsm yang tergabung dalam aliansi Forum Pasuruan Bersatu menggelar audiensi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/9/21).

Audiensi yang dilakukan sejumlah Lsm, yakni Lsm Surapati, Lsm M-Bara dan Lsm Penjara Indonesia, ini berkaitan dengan adanya issu ploting pada paket pekerjaan proyek di lingkup Dinas Pekerjaan Umum khususnya yang masuk dalam proyek pokok – pokok pikiran (Pokir) yang diduga ada oknum pengendali proyek aspirasi dari masyarakat itu.

Dalam audiensi, pihak NgO ditemui oleh pejabat Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, yakni Sekretaris PU Bina Marga Eko Bagus, Kabid Pembangunan Cahyo, Kabid Pemeliharaan Siddiq dan Kasi Perencanaan.

Di ungkapkan Ketua Umum Lsm Surapati Kusuma, bahwa dalam hal ini pihaknya sangat mendukung lajunya pembangunan infrastruktur di kabupaten Pasuruan, namun tetap dengan mekanisme serta proses yang sehat, agar tidak mencederai hasil pembangunan yang dikerjakan.

“Kami turut mendukung pembangunan infrastruktur di kabupaten, tentu dengan mekanisme yang benar serta dilakukan proses lelang maupun penunjukan langsung (PL) dengan cara sehat, agar kwalitas pada pekerjaan proyek itu, bagus dan bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” Ungkap Kusuma.

Menurut Kusuma, adanya issu tentang adanya dugaan pemotongan fee hingga 15 persen, pada paket pekerjaan proyek (Pokir) yang bersumber dari APBD, ini agar menjadi perhatian oleh seluruh OPD yang terkait, supaya tidak ada ‘transaksional’.

“Adanya laporan tentang dugaan pemotongan fee 15 persen pada tiap paket pekerjaan proyek (Pokir) yang saat ini menjadi asumsi publik, kami masih menelusuri,” Jelas nya.

Senada juga diucapkan Ketua LSM M-BARA Syaiful, bahwa pihaknya berharap adanya kompetisi yang sehat pada proses terkait dengan pekerjaan proyek di seluruh OPD Pemkab Pasuruan, khususnya proyek poko pikiran (Pokir).

“Kami juga berharap adanya kompetisi yang sehat pada pekerjaan proyek di seluruh OPD Pemkab Pasuruan, khususnya pekerjaan proyek Pokir, ini jangan sampai dikendalikan oleh seseorang yang mempunyai kekuatan kapital,” Ucap Syaiful M-Bara.

Perlu diketahui bahwa Pokir atau pokok-pokok pikiran anggota DPRD, ini merupakan sebuah aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota Dewan agar aspirasinya bisa diperjuangkan dan menjadi pembahasan dalam RAPBD.

Berkaitan dengan pekerjaan proyek Pokir, Syaiful, meminta kepada Kepala OPD terkait, selaku eksekutor dalam penggunaan anggaran agar tidak ter-intervensi oleh pihak manapun, dalam melakukan penunjukan langsung khususnya paket pekerjaan proyek Pokir, terhadap rekanan yang dianggap berkompeten dan memenuhi syarat dalam melakukan suatu pekerjaan proyek.

“kepada seluruh Kepala OPD terkait, selaku eksekutor dalam penggunaan anggaran agar tidak ter-intervensi oleh pihak manapun, dalam melakukan penunjukan langsung terhadap rekanan yang dianggap berkompeten dan memenuhi syarat dalam melakukan pekerjaan, khususnya proyek Pokir,” Tegasnya. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE