Seorang Eksekutor dan ‘Sutradara’ Pembunuh Bunabi Diringkus Polsek Kangean

416

Sumenep | Sigap88 – Setelah dua tersangka pembunuhan Bunabi (69) warga Dusun Karpote Desa Kalinganyar Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean, Madura kini tersangka lainnya Kailani (58) alamat Dusun Tanjung pagar Desa Pagerungan kecil Kecamatan Sapeken Kabupaten setempat diringkus oleh Polsek Kangean.

Kapolsek Kangean Iptu Agus Sugito, SH, MH, yang memimpin penangkapan terhadap ketiga eksekutor pembunuhan Bunabi menyampaikan, dari pengembangan bersama Resmob Sumenep dan tim Jokotole berhasil meringkus kembali salah seorang eksekutor pembunuhan Bunabi.

“Sebelumnya kami telah menangkap dua eksekutor pembunuhan Bunabi dan sekarang kami meringkus kembali 1 orang eksekutor yang bernama Kailani,” kata Kapolsek Kangean Iptu Agus Sugito.

Baca juga : Dua dari Tiga Pelaku Pembunuhan Diringkus Polsek Kangean

Bahkan menurut Kapolsek Iptu Agus, pihaknya bukan hanya meringkus eksekutor pembunuhan terhadap Bunabi akan tetapi Sutradaranya di ringkus juga.

“Kami juga meringkus Sutradara pembunuhan terhadap Bunabi,” jelasnya, Rabu(19/5)

Sutradara tersebut kata Iptu Agus, adalah Siti Marwiyah (51) alamat Desa Kolo Kolo Kecamatan Arjasa Kabupaten setempat.

Dari hasil interogasi terhadap Diri Marwiyah, dirinya merasa sakit hati terhadap Bunabi dikarenakan kematian Suaminya di bunuh oleh Bunabi dengan cara menyantet.

“Saya dendam kepada Bunabi karena suami saya (Rifa’e) di santet olehnya, lalu saya menyuruh tiga orang yang bernama Ahwan, Mansur dan Kailani untuk membunuh Bunabi dengan imbalan Rp 15 juta,” kata Kapolsek Agus menirukan kata kata tersangka Siti Marwiyah.

Atas tindakan menghilangkan nyawa orang dengan sebuah perencanaan maka semua tersangka akan di jerat dengan Pasal 338 KUH Pidana Subs. Pasal 170 KUH Pidana Subs. Pasal 340 KUH Pidana Subs. Pasal 354 ayat (2) KUH Pidana Subs. Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana Jo. 55 ayat (1) KUH Pidana.

Di ketahui, Bunabi di bunuh di tegalnya di dusun Karpote Desa Kalinganyar oleh Ahwan, Mansur, dan Kailani dengan cara di pukul menggunakan potongan kayu dan bambu. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE