Sejumlah Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor Syahbandar Tanjung Perak Gelar Swab Antigen

461

Surabaya | SIGAP88 – Sebanyak 216 pegawai Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak Surabaya dan 18 petugas kebersihan maupun sekuriti menggelar swab test (tes usap) Antigen selama 3 hari, sejak Rabu (30/6/2021) dan berakhir, hari ini, Jumat (2/7/2021)

Hal ini dilakukan oleh kantor yang berada dibawah naungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI ini, lantaran wabah Covid-19 telah menjalar hingga menginfeksi positif pegawainya.

Tak urung, 4 orang pegawai diketahui telah positif terinfeksi virus yang bermula dari Wuhan, China tersebut.

“Tes swab Antigen ini untuk mempermudah kami melakukan tracing guna memastikan kondisi kesehatan seluruh jajaran ASN, sekaligus untuk mengambil langkah selanjutnya,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Kepegawaian, Umum dan Humas KSU Tanjung Perak, Heri Eko Agus Winarno kepada wartawan, saat berlangsungnya kegiatan tes usap (swab test) Antigen hari kedua yang dilakukan petugas medis dari Laboratorium Klinik Prima Medika, Kamis (1/7/2021) kemarin

Disinggung terkait pegawai yang positif Covid-19, Heri Eko memastikan, bahwa lingkungan regulator keamanan dan keselamatan pelayaran ini tak menghentikan kinerja. Ia meyakinkan, proses pelayanan di setiap bidang di institusinya tetap berjalan seperti biasanya.

“Kami tidak memberlakukan lockdown di KSU,” tegasnya.

Kegiatan ini, kata Heri merupakan upaya preventif untuk memastikan kondisi seluruh pegawai dalam kondisi sehat. “Agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing” terangnya

Dari deteksi medis tes swab Antigen yang sudah berjalan hari kedua ini, ungkap Heri Eko, pihaknya mendapati hasil 7 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan, di hari pertama pelaksanaan tes swab, Rabu (30/6/2021), KSU Tanjung Perak menemukan seorang pegawai masuk kategori positif Covid-19.

“Jadi, sampai dengan hari ini sudah 12 pegawai positif Covid-19, yang berasal dari 8 pegawai dan 4 orang yang tengah tugas luar, hasil swab-nya positif. Kami sarankan mereka isolasi mandiri di rumah masing-masing,” jelasnya.

Heri Eko menuturkan, usai pelaksanaan tes swab selama 3 hari, pihaknya tetap memberlakukan work from home (WFH), selain isolasi mandiri bagi pegawai yang kedapatan positif Covid-19. Namun, untuk pembagian jadwal WFH masih menunggu kebijakan dan petunjuk dari kementerian.

“Kami akan evaluasi pembagiannya. Bisa jadi, komposisinya berbanding 25 dan 75 persen, atau 50:50. Ini kami lakukan, agar pelayanan masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya (Ex/S18/TKP)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE