Putusan PN Kediri Semakin Menguatkan Pemilik CV ADHI DJOJO

50

KEDIRI, SIGAP88 – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Melalui informasi Elektronik E Court mengumumkan Amar Putusan Gugatan Perkara Nomor : 148/Pdt.G/2020/PN Gpr. Amar putusan tersebut diantaranya Menyatakan Menolak Provisi Penggugat dan Menyatakan Gugatan Penggugat tidak dapat diterima (N.O / Niet Ontvankelijk Verklaard), Selasa (8/6/2021).

Muhamad Burhanul Karim Direktur CV ADHI DJOJO dan Mulyadi Komisaris CV ADHI DJOJO merasa lega setelah mendengar putusan Majelis Hakim. Melalui Kuasa Hukumnya Prayogo Laksono, SH.MH, sangat mengapresiasi putusan Majelis Hakim tersebut karena menurutnya sudah sangat obyektif dalam menganalisa perkara ini.

Atas putusan tersebut pihaknya menganggap gugatan yang dituduhkan kepada klienya dalam perkara ini adalah gugatan yang mengada-ada belaka dan tidak mampu dibuktikan oleh penggugat (Bagus Setyo Nugroho).

“Selain itu dikuatkan pula dalam Amar Putusan tersebut Majelis Hakim juga mengabulkan salah satu eksepsi yang pernah kami ajukan diantaranya Tentang Kewenangan Kopetensi Relatif, Gugatan Eror In Persona, Gugatan Kurang Pihak serta Gugatan Penggugat Kabur (Obscuur Lible),” terang Prayogo Laksono,SH.MH.

Dengan ditolaknya permohonan Provisi Penggugat yang pada pokoknya memohon agar Majelis Hakim (Memerintahkan Penggugat sebagai pemilik saham dan Wakil Direktur CV ADHI DJOJO dan Berhak menjalankan Usaha Pertambangan Sirtu).

Prayogo menganggap atas ditolaknya Provisi ini lebih menguatkan Posisi Klienya Sebagai Jajaran Direktur dan Komisaris CV ADHI DJOJO dan menganggap Pemberhentian dengan Hormat Sdr Bagus Setyo Nuroho (Wakil Direktur CV ADHI DJOJO) sebagaimana yang telah tercatat Pada Sistem Administrasi Badan Usaha Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia Direktur Jendral Administrasi Hukum Umum Nomor : AHU-0036186-AH.01.16 Tahun 2020 tanggal 24 Nopember 2020 adalah sah karena belum ada pembatalan dan atau dibatalkan oleh putusan pengadilan.

“Meskipun masih ada upaya banding maupun upaya hukum lainya, ia mengganggap bahwa penggugat bukan lagi merupakan bagian dari CV ADHI DJOJO,” tutup Prayogo. (priez)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE