Putus Klaster Covid-19, Pemkab Tubaba Gelar Rakor PPKM Mikro

35

Tubaba | SIGAP88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar rapat yang dipimpin Asisten 1 Bidang Pemerintahan Umum Pemkab Tulangbawang Barat, Bayana, bersama Kapolres Tulangbawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK, Kamis,(8/7)

Bayana mengatakan maksud dan tujuan rapat koordinasi(rakor) ini adalah untuk menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan Kontijensi di Kabupaten Tubaba demi memutus klaster Covid-19 khususnya di tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan masyarakat, seperti pesta pernikahan serta kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa.

Bayana meminta kepada para Camat dan para kepala Tiyuh (Desa) untuk mensosialisasikan hasil rokoor tersebut kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat.

Sementara itu, Kapolres mengatakan mulai tanggal 9 Juli 2021 pernikahan hanya diperbolehkan sebatas akad saja, baik di KUA, tempat ibadah ataupun di rumah.

Acara resepsi tidak diperbolehkan, kalaupun mengundang tamu hanya sebatas syukuran keluarga dan itu pun tidak melebihi 30 orang, serta tidak ada hiburan agar tidak menimbulkan kerumunan masyarakat.

“Memang sekarang Tulangbawang Barat masih dalam zona kuning, tapi tidak menutup kemungkinan bisa menjadi zona merah. Karna tingkat penularan dan pasien Covid-19 di RSUD Tubaba masih mengalami peningkatan.” ujar Kapolres dalam arahannya.

Selanjutnya, surat pemberitahuan resmi dari Kapolres akan dikirim mulai besok ke setiap Camat, kepala Tiyuh (Desa), termasuk juga Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan tokoh lainnya.

“Jika sampai di suatu Tiyuh terdapat masyarakat yang melakukan pelanggaran, hanya yang memiliki acara, melainkan juga Aparatur Tiyuh dan Tokoh-tokoh tersebut yang berkaitan akan dipanggil oleh Kepolisian” tegasnya (paidi)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE