Prasasti Asta Sunan Wirokromo Jadi Polemik

22

Sumenep | Sigap88 – Keabsahan prasasti yang ada di Asta Wirokromo (Blingi) Desa Gendang Timur Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, sampai saat ini tetap berpolemik.

H.Ahmadi Melalui kuasa Hukumnya Mochammad Chusnul Manap mengatakan prasasti tersebut tiba tiba ada di lokasi, entah siapa yang meletakkan tidak ada yang tahu.

Menurut Chusnul Manap Asta Wirokromo merupakan Cakar budaya yang harus di lestarikan dan di hormati mengingat Asta Wirokromo merupakan leluhur orang kepulauan Sapudi.

Sangat aneh kata Chusnul Manap prasasti yang baru diketahui adalah prasasti tertanggal 30 Maret 2020. “Kenapa prasasti baru muncul sekarang, dalam satu tahun di kemanakan,” papar Chusnul Manap

Lebih lanjut Chusnul Manap menyampaikan Dalam acara apapun untuk peresmian prasasti harus di publikasikan agar masyarakat mengetahui dan memahami kalau di Asta sudah resmi karena ada pemasangan prasasti

“Setidaknya pekerjaan yang tahun 2020 masa kepemimpinan Bupati KH Busyro Karim, prasastinya harus terpampang pada tahun 2020 bukan di tahun 2021,” terangnya.

Chusnul Manap menilai Batu prasasti tertanggal 30 Maret 2020, kemudian baru muncul pada bulan Juni 2021, merupakan prasasti bodong.

Sedangkan Ahmad Azizi yang juga merupakan Kuasa hukum H. Ahmadi mempertanyakan pula tentang keabsahan batu prasasti yang ada di Asta Wirokromo.

“Pertanyaannya, apakah peletakan batu prasasti tersebut sudah sepengetahuan pihak Bupati Achmad Fauzi, sedangkan prasasti tersebut di tanda tangani oleh Bupati KH. Busyro,” ungkap Ahmad Azizi.

Azizi panggilan akrabnya menyampaikan pula, setidaknya setiap pemasangan prasasti haus melalui etika, dengan kordinasi terlebih dahulu kepada uang berwenang di tempat tersebut. “Karena prasasti yang menandatangani Bupati yang sudah purna maka harus seijin Bupati sekarang,” tegasnya.

Diketahui bahwa pada 6 Juni 2018 Yayasan Gedang Timur mau mengelola Asta dengan menggunakan nama Yayasan, lalu disahkan Menkumham pada 7 Juni 2018 setelah pengajuan SK pendirian yayasan

Dan sesuai dengan Perintah pengadilan, bedasarkan pertimbangan tersebut di atas sudah sewajarnya pengelola dan pemanfaatan diserahkan kepada H.Ahmadi sebagai pengelola Asta Wirokromo karena keturunan dari Ahmadun.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE