Pos Penyekatan Efektif, Volume Kendaraan Dari Jakarta Ke Jawa, Menurun

36

JAKARTA, SIGAP88 – Polri melakukan penyekatan disejumlah ruas jalan sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah yang meniadakan mudik lebaran.

Penyekatan yang diberlakukan mulai tanggal 6-17 Mei 2021 ini guna mengantisipasi dan penekanan terhadap penyebaran covid- 19.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, penyekatan kendaraan mampu menekan jumlah kendaraan dari Jakarta keluar menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Di gerbang tol Cikampek Utama hanya 8,732 kendaraan, situasi normal jumlahnya 19.338 kendaraan. Adanya penyekatan turun 53 persen,” Papar Argo Yuwono, Jumat (7/5).

Sementara, pengendara yang akan mengarah ke Jawa Barat melalui gerbang tol Kaliurip Utama dari jumlahnya 10,629 kendaraan, turun menjadi 46 persen dari situasi normal yang bisa mencapai 19,827 kendaraan perhari.

Argo mengatakan, penurunan tidak hanya pengendara yang mengarah ke Jawa saja, tapu juga ke Pulau Sumatera, sebanyak 12,044 kendaraan tercatat keluar dari gerbang tol Cikupa yang mengarah ke Merak untuk menyeberang ke Sumatera.

“Normalnya 14,853 kendaraan, turun 19 persen,” Kata Argo Yuwono.

Pada operasi razia kali ini, dijelaskan Argo, bahwa penyekatan larangan mudik, kepolisian telah memutarbalikan 12,267 pengendara mobil, 7,352 motor, 2,148 mobil berpenumpang dan 1,768 kendaraan barang, sehingga total pada hari pertama penyekatan 23,573 kendaraan yang diputarbalikan lantaran diduga ingin melakukan perjalanan mudik.

“Penindakan pelanggaran travel gelap sebanyak 75 unit,” Jelasnya.

Diketahui, dalam kegiatan pelarangan mudik ini, Polri juga telah melakukan operasi kemanusiaan dengan membagikan masker sebanyak 9,385 kali dan melakukan swab antigen kepada pengendara sebenyak 1,645 kali. (Hms)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE