Polsek Rubaru Bersama Forpimcam Melakukan Penutupan Pasar Hewan

101

Sumenep | Sigap88 – Setiap pasar hewan yang ada di wilayah Kabupaten Ujung timur Madura (Sumenep) secara serentak di tutup. Penutupan pasar tersebut merupakan instruksi dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH, bahwa selama PPKM daruat semua pasar hewan untuk sementara di tutup.

Tidak ketinggalan juga Polsek Rubaru bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Rubaru melakukan penutupan sementara terhadap pasar hewan yang ada di Jantung kota Kecamatan Rubaru.

Kapolsek Rubaru Iptu Suparjiyo mengatakan kepada awak media bahwa penutupan sementara pasar hewan merupakan instruksi dari Bupati Sumenep dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

“Demi stabilitas keamanan masyarakat dan pemberantasan juga memutus mata rantai Covid-19 maka, pemerintah Kabupaten Sumenep memutuskan untuk menutup sementara pasar Hewan,” ungkap Kapolsek Rubaru Iptu Suparjiyo. Rabu (14/7)2921).

Bahkan, Kapolsek Rubaru bersama Forpimcam melakukan penyekatan di lima titik masuk bagi pedagang sapi yang akan melakukan niaga di pasar hewan Kecamatan Rubaru.

“Kami melakukan penyekatan bagi para pedagang sapi di lima titik perbatasan kecamatan seperti dari Kecamatan Manding, Kecamatan Ambunten, Kecamatan Pasongsongan, Kecamatan Dasuk dan kecamatan Lenteng,” terang Iptu Suparjiyo.

Sebelumnya, pihak Forpimcam telah melakukan himbauan kepada masyarakat bahwasanya selama PPKM darurat pasar hewan di tutup. “Kami melalui Woro Woro dan bener mengimbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan jual beli hewan di pasar selama PPKM darurat,” jelasnya.

Terpisah Camat Rubaru Arif Susanto, AP, M.Si menyampaikan, giat ini merupakan upaya pemberantasan Covid-19.

“Kami melakukan penutupan pasar atas dasar intruksi dari Bupati Sumenep,” ucapnya.

Maka dari itu, kami mohon kepada masyarakat untuk mendukung apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah daerah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita sadari bahwa penderita Covid-19 di kabupaten Sumenep masih sangat tinggi, sehingga di perlukan kesadaran kita semua untuk memberantasnya dengan mematuhi protokol kesehatan dengan penerapan 5M, salah satunya menghindari kerumunan dengan menutup pasar hewan,” tandasnya. (Ain)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE