Polres Pamekasan Gelar Pemusnahan Barang Bukti Miras

81

Pamekasan | Sigap88 – Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar pemusnahan barang bukti Miras hasil operasi dari beberapa warung dan toko yang ada di Bumi Gerbang Salam. Rabu (1/9).

Pemusnahan barang bukti Miras terselenggara di lapangan multifungsi Sarja Arya Racana di hadiri oleh Forpimda, Pamekasan baik Bupati Baddrut Tamam, S.Psi, Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K, Dandim 0826 Pamekasan, Kejari Pamekasan, Ketua MUI dan para Ulama,’.

Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pemberantasan peredaran dan pemakaian miras di Bumi Gerbang Salam.

“Untuk menjadikan Pamekasan Hebat butuh aksi nyata dari semua unsur baik pemerintahan penegakan hukum dan masyatakat serta para ulama,” ungkap Bupati Baddrut Tamam.

Menurutnya, pemusnahan miras ini merupakan bentuk nyata dari Polres Pamekasan beserta semua unsur memerangi miras

“Disaksikan oleh semua unsur hari ini kami melakukan pemusnahan 2577 botol miras untuk yang ke tiga kalinya di tahun 2021,” jelasnya

Ini bertujuan untuk menjaga mentalitas dan moralitas masyatakat bumi Gerbang Salam. “Apa yang dilakukan oleh semua unsur baik penegak hukum dan para ulama yang memberikan dorongan agar supaya masyarakat di bumi Gerbang Salam bebas dari minuman keras,” imbuhnya.

Kapolres Pamekasan AKBP. Apip Ginanjar menyampaikan, untuk yang ketiga kalinya di tahun 2021 kami dapat memusnahkan barang bukti Miras dan hari ini ada 2577 botol miras yang kami musnahkan bersama sama.

“Ini merupakan kerja sama semua pihak terutama masyarakat yang telah membatu memberikan informasi tentang keberadaan penjual dan pengguna Miras,” kata AKBP Apip.

Menurutnya, sesuai dengan Perda (peraturan Daerah) Kabupaten Pamekasan bahwa minuman O persen Ilegal dilarang beredar di wilayah bumi Gerbang Salam.

“Semuga dengan ikhtiar ini menjadikan Pamekasan lebih baik,” pungkasnya. (By)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE