Polres Pamekasan Akan Tindak Tegas Penyebar Hoax

39
Polres Pamekasan
Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS

Pamekasan | Sigap88 – Saat lagi gencarnya mengantisipasi penyebaran Covid-19 ada saja yang usil dengan mengirim pesan berantai yang tersebar luas di WhatsApp, sehingga meresahkan warga Pamekasan.

Pasalnya, dalam isi pesan berantai tersebut berisi pemberitahuan agar supaya pengguna jalan tidak melewati area bundaran taman Monumen Arek Lancor (Arlan).

Maksud dari isi dalam pesan singkat melalui WhatsApp tersebut dimaksudkan agar pengendara yang melintas bisa menghindari tes kesehatan rapid Antigen di wilayah area Monumen Arek Lancor.

Namun, Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, S.I.K menegaskan bahwa WhatsApp tersebut adalah hoax.

Sedangkan isi pesan lewat WhatsApp di group maupun di medsos adalah “Pemberitahuan : Yang mempunyai rencana ke area pamekasan kota, Hindari Jalan Raya berikut ini : Bundaran Arek Lancor dan sekitarnya. jln kemayoran (sadengdeng). Depan BRI cabang. Jln masègit (sekitar masjid agung ). Pengendara akan diarahkan untk masuk ke arèa arék lancor untk di lakukan swap rapid tès antigèn. Jam 07.00 s/d 12.00 WIB.”

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS mengatakan, pesan yang disebarluaskan melalui WA dan media sosial tentang pemberitahuan itu adalah hoax.

Menurutnya, Polres Pamekasan tidak pernah mengeluarkan pemberitahuan apa pun perihal adanya rapid antigen di area bundaran Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan seperti yang tersebar di berbagai grup WA warga Pamekasan.

“Penyebar berita hoaxs tersebut harus mempertanggung jawabkan. “Kami akan cari penyebar utama yang sengaja menyebarluaskan pesan itu untuk dimintai keterangan,” ungkap Kasubbag Humas AKP Nining.

Dirinya menegaskan bahwa pelaksanaan rapid antigen di laksanakan di terminal barang jalan raya Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan.

“Terminal barang akan di jadikan tempat pelaksanaan tes Antigen dan sekaligus menjadi titik pos penyekatan kendaraan yang hendak masuk ke Pamekasan,” tegas Nining.

“Rapid antigen dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 agar tidak meluas ke Pamekasan,” ujarnya.

Disampaikan pula oleh AKP Nining, agar masyarakat selalu disiplin mematuhi anjuran protokol kesehatan dengan menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menjaga jarak.

“Marilah kita bersama sama lawan Covid-19 ini dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya. (Dar)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE