Polda Jatim Ikut Serta Dalam Pengungkapan 2,5 Ton Sabu

106

SURABAYA, SIGAP88 – Direktorat Reserse Narkoba Polisi Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Turut serta dalam pengungkapan 2,5 ton sabu yang diungkap Satgassus Merah Putih Polri beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol Hanny Hidayat yang ikut dalam pengungkapan kasus peredaran barang haram tersebut mengatakan, awalnya tim gabungan mendapat informasi terkait peredaran sabu jaringan internasional asal Pakistan yang akan dikirim melalui jalur laut ke wilayah Perairan Aceh, Sumatera.

“Barang bukti yang kami amankan 43 bungkus besar dengan perhitungan kasar berat bruto 2,5 ton sabu atau kalau dirupiahkan mencapai Rp1,2 triliun,” kata Hanny, Minggu (2/5/2021).

Sebelumnya, tim gabungan satgassus serta beberapa personel tim khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim melakukan penyelidikan ke wilayah Meulaboh, Aceh Barat dan berhasil menangkap 7 orang tersangka.

Menurut Hanny, barang haram tersebut sebelumnya diangkut dari sebuah kapal ikan tradisional yang disandarkan di Desa Pulo Tengah. Setelah itu disembunyikan di sebuah bak fiber di rumah yang berada di Lorong Kemakmuran Kecamatan Meureubo Aceh Barat.

iklan lebaran
iklan lebaran
iklan lebaran
iklan lebaran
iklan lebaran polsek saronggi
iklan lebaran polsek sapudi
iklan lebaran polsek prenduan
iklan lebaran polsek rubaru
iklan lebaran polsek kangean
iklan lebaran polsek kangayan
iklan lebaran polsek bluto
iklan lebaran pltcamat kangayan
iklan lebaran forkopimka sapeken
iklan lebaran
iklanlebaransman1
iklan lebaran kkks nonggunong
iklan lebaran pemuda nunggunung

“Totalnya 2,5 ton sabu sebagaimana yang telah direles oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” Ujar dia.

Mantan direktur kriminal khusus Polda Batam ini menegaskan bahwa tidak ada ampun dan tidak ada gigi mundur dalam pemberantasan narkoba ini. Kata dia, masih banyak anggota yang punya integritas dan komitmen dalam pemberantasan narkoba.

“Kita akan bersih-bersih baik di lingkungan kita sendiri. Kasus yang terjadi di Polrestabes Surabaya hanya oknum. Bagi yang terlibat kami usulkan ke pimpinan untuk di pecat dan di pidana seberat-beratnya,” Tegas Hanny. (Hms)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE