Peristiwa Tenggelamnya KLM Potre Koneng, Polres Sumenep Harus Lakukan Investigasi ke TKP

34

Sumenep | Sigap88 – Peristiwa tenggelamnya KLM Potre Koneng di perairan Gili Raja, Kecamatan, Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, ada kesimpangsiuran informasi apa yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Sumenep melalui rilis group dengan apa yang disampaikan oleh Manager Regional Office and Relations HCML, Hamim Tohari.

Dari rilis yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Sumenep, bahwa peristiwa tenggelamnya KLM Potre Koneng disebabkan menabrak tiang ring pengeboran HCML MAC di perairan Giligenting.

Namun, sesuai apa yang disampaikan oleh Manager Regiinal Office and Relations HCML, Hamim Tohari melalui media Warta zone, perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan kondisi di lapangan, tidak ada kejadian kapal menabrak platform MAC HCML pada hari Rabu (19/7).

Advertisement
Baca Juga  Camat Kangayan Gelar Rakorcam Pembahasan Pembangunan Prioritas

Akan tetapi salah satu Putra Gili Raja, Boroto almahdi menyampaikan perlunya pihak Polres Sumenep.melakukan investigasi ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Untuk membuktikan kebenaran peristiwa tenggelamnya KLM.Potre Koneng pihak Polres harus segera melakukan investigasi ke TKP,” ungkap Boroto

Apabila peritiwa tenggelamnya KLM Potre Koneng menabrak tiang rig pengeboran HCML, atau tiang Santos maka pihak PT harus bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa KLM Potre Koneng yang di taksir kerugian 200 juta

Baca Juga  Aktivis Centris Jatim beri Penghargaan Kajari Sumenep

“Di TKP tenggelamnya KLM Potre Koneng sedang ada kegiatan pengeboran yang dilakukan oleh dua perusahaan yaitu HCML dan yang Santos tidak ada,” papar Boroto

Lanjut Boroto, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh masyarakat Gili Raja yang telah sampai ke TKP bahwa ditiang tersebut masih ada sisa cat perahu yang menempel di tiang tersebut, bahkan tiang tersebut penyok akibat benturan perahu Potre Koneng dan dari beberapa penumpang dan ABK perahu yang selamat megang dan naik ke atas tiang

Baca Juga  10 Kios Pasar Polowijo Waru Pamekasan Terbakar

“Kalau KLM Potre Koneng dalam pemberitaan overlout kami menyatakan tidak, karena sesuai dengan keterangan masyarakat Gili Raja muatannya di bawah 10 ton, sedangkan kapasitas angkut KLM Potre Koneng di atas 10 ton,” terangnya

Maka dari itu, sangat perlu pihak Polres melakukan investigasi ke TKP guna memastikan kebenaran peristiwa tersebut. “Kalau benar tenggelamnya KLM Potre Koneng dikarenakan menabrak tiang ,pihak perusahaan harus bertanggung jawab,” pungkasnya.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE