Pengelolaan Gedung PB Tuai Kekecewaan Dari Ketua PB Sapeken

142

Sumenep | Sigap88 – Pertemuan antara Persatuan Bulu tangkis (PB) Kecamatan Sapeken dengan Pj Camat Sapeken H. Jailani yang berlangsung di pendopo Kecamatan Sapeken mengenai pengelolaan Gedung serba guna, menuai kekecewaan dari ketua dan anggota PB Sapeken.

Pasalnya, pengajuan PB Kecamatan Sapeken untuk mengelola Gedung serba guna di tolak oleh PJ Camat Sapeken H. Jaelani.

“Kami menyakinkan Pak Camat bahwa kami mampu untuk mengelola Gedung serba guna atau Gedung olah raga (GOR) tersebut di kelola oleh kelompok yang resmi,” kata ketua PB Kecamatan Sapeken Hosaini.

Mengingat, pengelolaan Gedung serbaguna yang dulu kami nilai tidak konsisten dalam pengelolaan, maka dari itu kami PB yang resmi mengajukan kepada Camat untuk mengelola Gedung tersebut.

Namun, dalam hal itu kata Hosaini, PJ Camat ngotot, Gedung serba guna tersebut akan di kelola oleh Kecamatan. “Kami dianggap tidak mampu untuk mengelola Gedung serba guna tersebut,” jelasnya kepada media Sigap88.com melalui sambungan WhatsApp. Senin (24/5/2021).

Lanjutnya Hisaini, Camat mengatakan bahwa, saya sebagai Camat yang akan menunjuk siapa yg cocok sebagai pengelola. “Baik sebagai penyedia sarana atau pun kelengkapan untuk kegiatan berolah raga termasuk penyediaan kok dan yang lainnya” ucapnya.

Menurut kami, penunjukan pengelolaan gedung tersebut akan di berikan kepada orang orang yang bukan berkompeten dalam pembinaan, tapi hanya berorientasi pada yang cocok dengan selera dirinya.

Sehingga, kami bersama dengan anggota lainnya meninggalkan rapat. “Kami anggap PJ Camat hanya mengedepankan pendapat sendiri,” pungkasnya.

Sementara Itu PJ Camat Sapeken H. Jaelani saat di konfirmasi melalui sambungan telepon genggamnya menyampaikan, Gedung serba guna tersebut adalah Gedung Multi guna yang tidak hanya untuk pebulu tangkis saja akan tetapi ada Tenis meja, sepak Takraw, tempat resepsi, pentas seni dan pertemuan.

“Pengelolaan gedung tersebut tidak hanya untuk kalangan bulu tangkis dan sarananya, akan tetapi semua termasuk lingkungan yang ada di gedung serba guna,” kata PJ Camat Sapeken Jaelani.

Jadi, kami berkesimpulan demi menjaga tidak adanya suatu konflik maka saya sebagai PJ Camat Sapeken mengambil langkah untuk membentuk pengelolaan. “Sesuai dengan disposisi Bupati Sumenep uang pemeliharaan hanya dari hasil penjualan Kok,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pengelolaan harus di pilah bukan hanya di pasrahkan kepada PB saja akan tetapi yang terlibat di dalamnya ikut andil untuk mengelola “jadi, masing masing bisa mengelola dapurnya sendiri,” terangnya.

Untuk meningkatkan prestasi, kata H. Jaelani harus ada pelaporan dari bawah keatas tentang pembinaan U-16, sehingga prestasi bisa terakomudir dengan baik.

“Kami akan membentuk tim untuk mengelola Gedung serbaguna ini menjadi asri dan nyaman, akan tetapi apabila tidak mampu akan kami pasrahkan kepada investor,” tandasnya. (Koes)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE