Pemkab Pamekasan Terima Bantuan Dari CSR Pegadaian

102

Pamekasan | Sigap88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima bantuan berupa 10 unit mesin jahit dengan total Rp 30.000.000,- dari Corporate Social Responsibility (CSR) Pegadaian Persero Pamekasan, yang di peruntukkan kepada UMKM.

Penyerahan bantuan dari CSR tersebut terlaksana di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggo Sukowati Pamekasan yang di hadiri oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang di wakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pamekasan Ir. Totok, Deputy bisnis area Madura Pegadaian Persero Muhamad Efendi, para Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Deputy bisnis Pegadaian Persero, Muhamad Efendi menyampaikan, dengan memberikan bantuan, kami berbagi kebahagiaan kepada sesama untuk membantu Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Dalam kesempatan ini kami memberikan 10 unit mesin jahit kepada Pemkab Pamekasan merupakan wujud dukungan terhadap program prioritas Pemkab dalam menciptakan 10.000 wirausaha muda,” ungkap Muhamad Efendi. Kamis (12/8/2021)

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pamekasan yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan.

“Semoga batuan yang kecil ini dapat meningkatkan perputaran roda ekonomi masyarakat Pamekasan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdakab Pamekasan Ir Totok dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pegadaian Persero yang telah mendukung program prioritas Bupati Pamekasan.

“Kepedulian dari perusahaan yang ada di Pamekasan merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan di kota Gerbang Salam ini,” ucap Sekdakab Totok.

Tentunya, program prioritas tidak akan berhenti, kedepan harus lebih meningkat. Sehingga kerja sama yang telah di bangun ini semoga menjadikan Pamekasan lebih maju dan ekonomi masyarakat lebih meningkat.

“Kedepan program prioritas ini tetap mendapat dukungan sehingga masyarakat lebih sejahtera,” jelasnya.

Totok berharap, bantuan ini bisa bermanfaat bagi para penerima untuk meningkatkan ekonominya. “Dinas terkait, dalam hal ini Dinas tenaga kerja harus selalu melakukan monitoring dan evaluasi, baik keberadaan barangnya dan perkembangan usahanya,” tuturnya. (By)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE