Pemkab Bersama Kejari Pamekasan, Dorong Program Prioritas Pemerintahan Bersih

168

Pamekasan | Sigap88 – Momen Hari Adiyaksa ke-61, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) untuk membangun pemerintahan bersih.

MoU bersama terlaksana di Peringgitan Mandhapa Aghung Ronggo Sukowati Pamekasan pada hari Kamis 22 Juli 2021 yang di hadiri oleh Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, kepala Kejari Pamekasan Muhlis SH, Sekretaris Daerah Pamekasan, para OPD dan Forpimka, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Usai acara penandatanganan MoU membangun pemerintahan bersih, Bupati H. Baddrut Tamam menyampaikan kepada awak media bahwa isi dari MoU tersebut adalah komitmen Pemkab bersama Kejari untuk bersama sama membangun pemerintahan bersih.

“Untuk membangun pemerintahan bersih Kejari mengorbitkan aplikasi elektronik Legal Asisten (Pendampingan secara Legal),” kata Bupati H. Baddrut Tamam kepada media.

Menurutnya, MoU saja tidak cukup, maka kita melakukan perjanjian kerjasama. “MoU tersebut antara Pemkab dengan Kejari, dan antara Dinas dengan Kejari,” jelasnya.

“Hal tersebut dapat mendorong MoU yang sudah di tandatangani bisa berjalan cepat sesuai dengan aturan dan ada pendampingan agar tidak ada yang menyalahi prosedur,” ungkapnya.

Mas Tamam, sapaan akrab Bupati Pamekasan berharap, kemitraan strategis ini dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih. “Ayo kita bersama sama dorong pemerintahan yang bersih, melayani, serta melakukan percepatan pembangunan yang lebih baik lagi ditengah kelambatan ekonomi akibat Pandemi,” tandasnya.

Sementara itu, kepala Kejari Pamekasan Muhlis, SH mengatakan kepada awak media bahwa, pihaknya telah meluncurkan pendampingan hukum secara elektronik (Elektronik Legal Asisten).

Tujuan MoU ini untuk mendorong percepatan penyerapan anggaran dan memberikan keyakinan kepada semua OPD melakukan secara baik dan benar.

“Intinya adalah menciptakan pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19,” ungkap Kepala Kejari Muhlis.

Dirinya berharap, dengan program pendampingan hukum secara elektronik mampu menggerakkan ekonomi sektor riil di masyarakat.

“Setidaknya, kita bersama sama membahas setiap kendala yang ada sehingga muncul solusi terbaik dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (By)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE