Pelindo III Dukung Kemenhub Satukan Empat Dermaga Pelabuhan Badas

Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas

605

Sumbawa | SIGAP88 – PT Pelindo III mendukung Kementerian Perhubungan(Kemenhub) empat dermaga di pelabuhan Badas, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB) disatukan dalam pengelolaan, sebab dinilai sangat produktif dan memiliki tingkat efisiensi tinggi.

“Begitu juga dengan harga harus disatukan. Sehingga, tidak ada lagi rivalitas harga,”tutur Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi dalam pernyataan persnya, Jumat (9/4/2021).

Hanya saja, dalam keterangannya di Jakarta tersebut, Budi tidak mengungkapkan, deadline kepastian penyatuan 4 dermaga yang kini dikelola Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub dan PT Pelindo III tersebut. “Jadi, hanya satu harga, dan pemerintah yang mendapat PNBP saja,” terangnya

Masih kata Budi, usai penyatuan dermaga di Pelabuhan Badas, PT Pelindo III diminta membuat kontainer di pelabuhan agar proses bongkar muat menjadi cepat. Semua yang diinginkan Menhub terkait pembuatan kontainer, tidak lebih hanya untuk menurunkan ongkos logistik dari percepatan bongkar muat di Pelabuhan Badas, tanpa bermaksud menghilangkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

“Yang pasti, produktivitas kapal semakin meningkat. Dari yang sebelumnya menunggu lima hari, dapat dipersingkat dua hari atau bahkan sehari,” katanya.

Selain itu, Budi Karya Sumadi yang menyempatkan kunjungan ke Bandara Sultan Muhammad Kaharudin serta Terminal Tipe A Sumer Payung itu juga mengungkapkan, dengan adanya kontainer, jagung yang menjadi komoditas utama Sumbawa Besar dapat semakin lebih higienis. “Tidak perlu dipilah-pilah lagi, karena bercampur dengan batu,” ingatnya.

Pada kesempatan sama, General Manager (GM) Pelabuhan Badas, Tri Sugiyatno sepakat dengan gagasan penyatuan 4 dermaga Pelabuhan Badas. Bahkan, ungkap Tri, Pelindo III yang mendukung upaya disatukannya keempat dermaga tersebut telah melakukan sejumlah terobosan dalam pengadaan alat serta pemasaran komoditas jagung.

“Dari Pelindo III, untuk kegiatan muat jagung akan terus mencari market, khususnya jagung,” kata Tri.

Menurutnya, sebagian komoditas jagung tersebut dimuat melalui peti kemas, dan sudah ada yang mulai kirim jagung via kontainer. Sedangkan, jagung curah dari Pelabuhan Badas dikirim ke Surabaya, Probolinggo, Cigading, Belawan dan Banjarmasin.

“Untuk yang kontainer ke TTL (Terminal Teluk Lamong, red). Alhamdulillah.. kemarin, sudah 29 box dan kapal selanjutnya rencana 45 box,” tutur Tri.

Sekedar tahu, sebelumnya, dari 4 dermaga di Pelabuhan Badas, Sumbawa Besar, NTB, 2 di antaranya dikelola KSOP dengan anggaran APBN, dan 2 dermaga lainnya milik Pelindo III. Seiring niat Menhub menyatukan dermaga yang dikelola 2 institusi negara (Kemenhub dan BUMN) tersebut, kini telah dijalin Kerja sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP BMN) dalam kesatuan pengelolaan keempat dermaga.

“Ya, sekarang masih proses KSP. Nantinya, semua yang mengelola dermaga adalah Pelindo III,” ungkapnya. (Don/bib)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE