Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Pamekasan Masih Mencapai 60 Persen

138

Pamekasan | Sigap88 – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang di lakukan oleh Dinas kesehatan bekerja sama dengan Gugus Covid-19 di wilayah Kabupaten Gerbang Salam masih mencapai kisaran 60 persen.

Ungkapan tersebut di sampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Achmad Marsuki saat di temuai di ruang kerjanya oleh sigap88.com. “vaksinasi sampai tahap ke II sudah mencapai 60 persen,” ungkap Kadis Kesehatan Achmad Marsuki.

Kami bekerja sama dengan semua pihak terutama dengan Gugus Covid mengadakan vaksinasi. “Kami melakukan vaksinasi sesuai jadwal karena menghindari dari kerumunan,” jelasnya.

“Pelaksanaan vaksinasi sesuai jadwal yang sudah di tentukan dan di sesuaikan dengan lokasi dan tempat, demi menghindari kerumunan,” terangnya.

Bahkan, kami juga berkordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) setiap penerima bantuan Sosial (Bansos) diwajibkan melakukan vaksinasi.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan saat ini telah 10 persen tervaksin. “Setiap hari petugas selalu memberikan pelayanan vaksinasi di setiap Puskesmas, bahkan kami melakukan vaksinasi di desa-desa sesuai dari permintaan desa,” ujarnya.

Sesuai target Nasional bahwa dalam tahun 2021 ini masyarakat Gerbang Salam bisa tervaksin semua. “Saya optimis sekali pada akhir 2021 warga Kabupaten Pamekasan telah tervaksin semua,” tegasnya.

Disebutkan oleh Kadinkes Pamekasan warga Pamekasan yang terpapar Covid-19 sampai kemaren sebanyak 1223, yang sudah sembuh sebanyak 1081, yang meninggal 94 dan yang masih dalam perawatan sebanyak 48 orang

“Bagi penderita yang kondisinya sedang dan berat di lakukan perawatan di RSUD Martodirjo, di Islamic Center juga di PPKM Mikro,” tuturnya.

Sedangkan yang mengalami gejala ringan cukup di lakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Kami berharap kepada masyarakat Gerbang Salam agar cepat melakukan vaksinasi, karena vaksin sangat berguna bagi tubuh kita, demi pemberantasan Covid-19. “Hendaknya masyarakat tidak percaya dengan isu hoax yang beredar di medsos (Media Sosial) tentang vaksin yang berbahaya, karena vaksin halal dan aman juga telah mendapat level halal dari MUI,” imbuhnya. (Dar)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE