Pastikan Tidak Ada Jual Beli Seragam Sekolah, Kacabdin Sumenep Lakukan Monev

61

Sumenep | Sigap88 – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Sumenep melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kepada Lembaga Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) untuk memastikan tidak ada jual beli seragam sekolah baik siswa lama atau siswa baru.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Sumenep Budi Sulistyo yang memimpin langsung Monev ke SMAN/ SMKN, menindak lanjuti intruksi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa bahwa untuk SMAN/SMKN tidak boleh ada yang menjual seragam sekolah.

“Monev ini kami lakukan kepada SMAN/SMKN untuk memastikan bahwa sekolah tersebut tidak ada yang menjual seragam kepada siswa/i,” ungkap Kacabdin Budi Sulistyo. Selasa (01/08).

Advertisement
Baca Juga  Warga RT 01 RW 04 Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan Bagikan Takjil

Sebelumnya, kata Kacabdin Budi, pihaknya telah melakukan Monev ke SMAN I Sumenep dan selanjutnya melakukan Monev SMAN II Sumenep.

“Berdasarkan instruksi dari Gubernur Jatim tentang larangan sekolah jual seragam, kami melakukan Monev kepada SMAN/SMKN di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Bahkan, kata Budi pihaknya bukan hanya melakukan Monev tentang tidak adanya jual beli seragam akan tetapi juga melakukan Monev tentang kegiatan proses belajar mengajar pasca libur panjang.

Baca Juga  Perhutani Madura bersama PT Kiara Multi Lestari lakukan Survey Tanaman Mangrove

“Kami pastikan tidak ada jual beli seragam di sekolah Sesuai dengan edaran dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMAN 2 Sumenep Sukarman secara tegas menyampaikan, pihaknya sudah melaksanakan sesuai intruksi dari Gubernur Jatim untuk tidak melakukan transaksi penjualan seragam.

“Kami sudah melaksanakan instruksi sesuai surat edaran untuk tidak menjual seragam putih abu dan pramuka. Sementara hingga kini tidak ditemukan kendala karena kami juga tidak melakukan penekanan,” ungkap Sukarman.

Baca Juga  BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Pastikan Tetap Beri Layanan Peserta JKN Selama Libur Lebaran

Untuk transaksi penjualan melalui koperasi sekolah, pihaknya kata Sukarman, memastikan hanya sekedar menjual makananan dan minuman serta alat tulis sesuai kebutuhan siswa.

“Bisa dicek dan dilihat langsung ke Koperasi sekolah, yang kita jual hanya kebutuhan alat tulis dan makanan ringan saja. Karena itu kami pastikan tidak ada penjualan seragam” terangnya.

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE